GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

LUKAS 19

48 ayat, 950 kata · Alkitab Yang Terbuka

Yesus dan Zakheus

Hamba yang Setia dan Hamba yang Jahat

Yesus Disambut Sebagai Raja

Yesus Menangisi Yerusalem

Yesus Mengusir Orang-Orang yang Berjualan di Bait Allah

1Maka, masuklah Yesus dan melewati Kota Yerikho.Bagikan

2Di sana ada seorang laki-laki bernama Zakheus, ia adalah kepala pengumpul pajak dan seorang yang kaya.Bagikan

3Ia berusaha melihat Yesus, tetapi tidak dapat karena terhalang orang banyak; sebab tubuhnya pendek.Bagikan

4Jadi, Zakheus berlari mendahului orang banyak dan memanjat sebuah pohon ara untuk melihat Yesus karena Dia akan melewati jalan itu.Bagikan

5Ketika Yesus sampai di tempat Zakheus berada, Dia menengadah dan berkata kepadanya, “Zakheus, segeralah turun karena hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”Bagikan

6Maka, Zakheus pun segera turun dan menerima Yesus dengan bersukacita.Bagikan

7Namun, ketika semua orang melihat hal itu, mereka mulai menggerutu dan berkata, “Dia menjadi tamu di rumah seorang yang berdosa.”Bagikan

8Kemudian, Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan, “Tuhan, lihatlah, separuh dari hartaku akan kuberikan kepada orang miskin, dan jika aku telah menggelapkan harta seseorang, aku akan mengembalikannya 4 kali lipat.”Bagikan

9Yesus lalu berkata kepada Zakheus, “Pada hari ini, keselamatan telah datang ke atas rumah ini karena orang ini juga anak Abraham.Bagikan

10Sebab, Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”Bagikan

11Sementara mereka mendengarkan semua ini, Yesus melanjutkan dengan menceritakan sebuah perumpamaan karena Dia sudah dekat dengan Yerusalem dan karena mereka menyangka bahwa Kerajaan Allah akan segera datang.Bagikan

12Oleh karena itu, Dia pun berkata, “Seorang bangsawan pergi ke negeri yang jauh untuk diangkat menjadi raja, dan sesudah itu ia akan pulang.Bagikan

13Kemudian, tuan itu mengumpulkan sepuluh orang pelayannya dan memberi mereka uang sebesar 10 mina . Katanya kepada mereka, ‘Berdaganglah menggunakan uang ini sampai aku kembali.’Bagikan

14Akan tetapi, orang-orang sebangsanya membenci dia dan mengirimkan perwakilan setelah ia berangkat untuk berkata, ‘Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.’Bagikan

15Setelah diangkat menjadi raja, bangsawan itu kembali dan memerintahkan hamba-hamba yang telah diberinya uang itu dipanggil menghadapnya supaya ia dapat mengetahui berapa besar keuntungan yang mereka dapatkan dari berdagang.Bagikan

16Pelayan yang pertama datang dan berkata, ‘Tuan, uang 1 mina milikmu itu telah menghasilkan 10 mina lagi.’Bagikan

17Raja itu berkata kepadanya, ‘Bagus sekali, hai kamu hamba yang baik! Karena kamu setia dalam urusan yang kecil, kamu akan memerintah atas sepuluh kota.’Bagikan

18Pelayan yang kedua pun datang dan berkata, ‘Tuan, uang 1 mina milikmu itu telah menghasilkan 5 mina.’Bagikan

19Lalu, sang raja berkata kepada hamba itu, ‘Berkuasalah kamu atas 5 kota.’Bagikan

20Kemudian, datanglah hamba yang satu lagi dan berkata, ‘Tuan, ini uang 1 mina milikmu yang aku simpan dalam sapu tangan.Bagikan

21Aku takut kepadamu sebab engkau orang yang keras. Engkau mengambil apa yang tidak pernah engkau simpan dan memanen apa yang tidak pernah engkau tanam.’Bagikan

22Kemudian, raja itu berkata kepadanya, ‘Aku akan mengadilimu sesuai dengan perkataanmu, hai kamu hamba yang jahat! Jadi, kamu tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah kusimpan dan memanen apa yang tidak aku tanam?Bagikan

23Kalau begitu, mengapa kamu tidak menaruh uangku di tempat orang menjalankan uang sehingga ketika aku kembali, aku akan menerima uangku itu beserta dengan bunganya?’Bagikan

24Lalu, raja itu berkata kepada orang-orang yang berdiri di situ, ‘Ambil mina itu darinya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai 10 mina.’Bagikan

25Namun, mereka berkata kepada sang raja, ‘Tuan, hamba itu sudah mempunyai 10 mina.’Bagikan

26Jawab raja itu, ‘Aku berkata kepadamu, setiap orang yang mempunyai akan diberi lebih, tetapi dari orang yang tidak mempunyai apa pun, semua yang dimilikinya akan diambil.Bagikan

27Akan tetapi, tentang musuh-musuhku yang tidak menginginkan aku menjadi raja atas mereka, bawalah mereka kemari dan bunuhlah mereka di hadapanku.’”Bagikan

28Setelah Yesus mengatakan hal-hal itu, Dia berjalan lebih dahulu menuju Yerusalem.Bagikan

29Ketika Dia sampai di dekat desa Betfage dan Betania, dekat bukit bernama Bukit Zaitun, Dia mengutus dua orang murid-Nya.Bagikan

30Kata-Nya kepada mereka, “Pergilah ke desa yang ada di depanmu itu. Dan, ketika kamu masuk ke sana, kamu akan melihat seekor anak keledai yang terikat dan belum pernah dinaiki orang. Lepaskanlah anak keledai itu dan bawalah kemari.Bagikan

31Jika ada orang bertanya kepadamu, ‘Mengapa kamu membawa keledai itu?’, katakanlah begini: Tuhan memerlukannya.”Bagikan

32Lalu, pergilah kedua murid yang diutus-Nya itu dan menemukan segala sesuatunya tepat seperti yang telah dikatakan-Nya kepada mereka.Bagikan

33Selagi mereka melepaskan anak keledai itu, pemiliknya bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu melepaskan anak keledai itu?”Bagikan

34Mereka pun menjawab, “Tuhan memerlukannya.”Bagikan

35Lalu, mereka membawa anak keledai itu kepada Yesus dan meletakkan pakaiannya di atas punggung keledai itu, kemudian menaikkan Yesus ke atasnya.Bagikan

36Ketika Yesus melewati jalanan, orang-orang membentangkan pakaian mereka di jalan.Bagikan

37Dan, ketika Yesus sudah semakin dekat Yerusalem, yaitu di jalan yang menurun dari arah Bukit Zaitun, semua pengikut-Nya mulai memuji Allah dengan bersukacita dan suara yang nyaring. Mereka bersyukur kepada Allah atas semua mukjizat yang telah mereka lihat.Bagikan

38Mereka berseru,“Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan,damai sejahtera di surga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!” Mazmur 118:26Bagikan

39Beberapa orang Farisi dari kerumunan orang banyak itu berkata kepada Yesus, “Guru, tegurlah murid-murid-Mu.”Bagikan

40Akan tetapi, Yesus menjawab, “Aku berkata kepadamu, jika mereka diam, batu-batu inilah yang akan berseru-seru.”Bagikan

41Saat Yesus sudah di dekat kota Yerusalem dan melihat kota itu, Dia pun menangisinya.Bagikan

42Kata-Nya, “Seandainya hari ini kamu tahu apa yang mendatangkan damai sejahtera atasmu. Akan tetapi, sekarang hal itu tersembunyi dari matamu.Bagikan

43Sebab akan datang waktunya ketika musuh-musuhmu akan membangun tembok penghalang di sekelilingmu dan mengepungmu dari semua arah.Bagikan

44Mereka akan meruntuhkanmu, engkau beserta anak-anakmu yang berlindung pada tembokmu. Dan, mereka tidak akan menyisakan satu batu pun tersusun di atas batu yang lain di dalammu sebab kamu tidak mengenali waktu ketika Allah melawatmu.”Bagikan

45Kemudian, Yesus masuk ke Bait Allah dan mulai mengusir keluar orang-orang yang berjualan di sana.Bagikan

46Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis: ‘Rumah-Ku akan menjadi rumah doa,’ tetapi kamu telah menjadikannya sebagai sarang perampok!”Bagikan

47Lalu, Yesus mengajar di Bait Allah setiap hari. Namun, imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat, dan para pemimpin bangsa itu mencari cara untuk membunuh-Nya.Bagikan

48Akan tetapi, mereka tidak tahu bagaimana melakukannya sebab semua orang memegang teguh perkataan Yesus.Bagikan