Perumpamaan tentang Hakim dan Seorang Janda
Perumpamaan tentang Orang Farisi dan Pengumpul Pajak
Yesus dan Anak-Anak
Orang Kaya dan Kerajaan Allah
Pengikut Yesus akan Menerima Hidup Kekal
Pemberitahuan tentang Kematian dan Kebangkitan Yesus
Yesus Menyembuhkan Orang Buta
1Kemudian, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan kepada murid-murid-Nya untuk memberi tahu mereka bahwa mereka harus selalu berdoa dan tidak berkecil hati.Bagikan
2Kata-Nya, “Di sebuah kota, ada seorang hakim yang tidak takut kepada Allah dan tidak menghormati orang lain.Bagikan
3Di kota itu, ada seorang janda yang terus-menerus datang kepada hakim itu dan berkata, ‘Berikanlah keadilan kepadaku terhadap lawanku.’Bagikan
4Untuk beberapa waktu, sang hakim tidak mau menolong janda itu. Akan tetapi, kemudian hakim itu berkata dalam hatinya, ‘Meskipun aku tidak takut kepada Allah dan tidak menghormati siapa pun,Bagikan
5tetapi karena janda ini terus-menerus menggangguku, aku akan memberikan keadilan kepadanya supaya ia tidak menyusahkan aku dengan kedatangannya yang terus-menerus itu.’”Bagikan
6Lalu, Tuhan berkata, “Dengarlah apa yang dikatakan hakim yang tidak adil itu.Bagikan
7Tidakkah Allah akan memberi keadilan kepada orang-orang pilihan-Nya yang berseru kepada-Nya siang dan malam? Apakah Ia akan menunda-nunda sampai lama untuk menolong mereka?Bagikan
8Aku berkata kepadamu, Ia akan segera memberi keadilan kepada mereka. Akan tetapi, ketika Anak Manusia datang, apakah Ia akan menemukan iman di bumi?”Bagikan
9Yesus juga menyampaikan perumpamaan ini kepada beberapa orang yang menganggap diri mereka benar dan memandang rendah orang lain.Bagikan
10“Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa. Yang seorang adalah orang Farisi dan yang lain adalah seorang pengumpul pajak.Bagikan
11Orang Farisi itu berdiri dan mengucapkan doa tentang dirinya, ‘Ya, Allah, aku berterima kasih kepada-Mu karena aku tidak seperti orang lain; seperti pemeras, penipu, pezina, atau bahkan seperti pengumpul pajak ini.Bagikan
12Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari seluruh penghasilanku.’Bagikan
13Akan tetapi, si pengumpul pajak berdiri agak jauh, bahkan tidak memandang ke langit. Sebaliknya, ia memukul-mukul dadanya sambil berkata, ‘Ya, Allah. Berbelas kasihanlah kepadaku, si pendosa ini.’Bagikan
14Aku berkata kepadamu, pengumpul pajak ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang lebih dibenarkan daripada orang Farisi itu sebab orang yang meninggikan diri akan direndahkan, dan orang yang merendahkan diri akan ditinggikan.”Bagikan
15Lalu, orang-orang membawa anak-anak mereka yang masih kecil kepada Yesus supaya Ia menjamah mereka . Akan tetapi, ketika para murid melihatnya, mereka mulai memarahi orang-orang itu.Bagikan
16Namun, Yesus memanggil anak-anak itu untuk datang kepada-Nya dan berkata, “Biarkanlah anak-anak kecil itu datang kepada-Ku, jangan halangi mereka sebab Kerajaan Allah adalah milik orang-orang yang seperti mereka ini.Bagikan
17Aku mengatakan yang sesungguhnya kepadamu, siapa pun yang tidak menerima Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan pernah masuk ke dalamnya.”Bagikan
18Ada seorang pemimpin yang bertanya kepada Yesus, “Guru yang baik, apa yang harus kulakukan untuk dapat mewarisi hidup yang kekal?”Bagikan
19Jawab Yesus kepadanya, “Mengapa kamu menyebut Aku baik? Tidak ada seorang pun yang baik kecuali Allah sendiri.Bagikan
20Kamu mengetahui tentang hukum-hukum ini: ‘Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan memberi kesaksian palsu, serta hormatilah ayah dan ibumu.’”Bagikan
21Jawab orang itu, “Aku sudah menaati semua itu sejak aku masih muda.”Bagikan
22Ketika Yesus mendengarnya, Dia berkata kepada orang itu, “Masih ada satu hal yang kurang. Juallah semua yang kamu miliki dan bagikanlah kepada orang-orang miskin, maka kamu akan mempunyai harta di surga; dan mari, ikutlah Aku.”Bagikan
23Ketika orang itu mendengar perkataan Yesus itu, ia menjadi sangat sedih sebab ia sangat kaya.Bagikan
24Kemudian Yesus memandangnya dan berkata, “Betapa sulitnya bagi orang-orang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah!Bagikan
25Bahkan, lebih mudah bagi seekor unta untuk masuk melalui lubang jarum daripada orang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”Bagikan
26Orang-orang yang mendengar perkataan itu berkata, “Kalau begitu, siapa yang bisa diselamatkan?”Bagikan
27Jawab Yesus, “Apa yang mustahil bagi manusia adalah mungkin bagi Allah.”Bagikan
28Lalu, Petrus berkata, “Lihatlah, kami sudah meninggalkan semua yang kami miliki dan mengikut Engkau.”Bagikan
29Yesus berkata kepada mereka, “Aku mengatakan yang sesungguhnya kepadamu, tidak seorang pun yang telah meninggalkan rumah, istri, saudara-saudara, orang tua, atau anak-anaknya demi Kerajaan Allah,Bagikan
30yang tidak akan menerima hal-hal itu berlipat ganda pada masa ini, dan pada masa yang akan datang, yaitu hidup yang kekal.”Bagikan
31Lalu, Yesus mengumpulkan kedua belas murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Dengar, kita akan pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang telah ditulis oleh para nabi tentang Anak Manusia akan digenapi.Bagikan
32Ia akan diserahkan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah. Ia akan diejek, dianiaya, dan diludahi.Bagikan
33Dan, setelah mereka mencambuk-Nya, mereka akan membunuh-Nya. Akan tetapi, pada hari yang ketiga, Ia akan bangkit kembali.”Bagikan
34Namun, para murid tidak mengerti satu pun dari hal-hal ini. Arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka sehingga mereka tidak memahami apa pun yang telah dikatakan.Bagikan
35Pada saat Yesus hampir tiba di Kota Yerikho, ada seorang buta yang sedang duduk di pinggir jalan sambil mengemis.Bagikan
36Ketika orang buta itu mendengar orang banyak lewat, ia menanyakan apa yang sedang terjadi.Bagikan
37Dan, orang-orang berkata kepadanya, “Yesus dari Nazaret sedang lewat.”Bagikan
38Maka, berserulah orang buta itu, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”Bagikan
39Orang-orang yang berjalan di depan rombongan, memarahi orang buta itu dan menyuruhnya diam. Akan tetapi, ia malah berteriak lebih keras, “Anak Daud, kasihanilah aku!”Bagikan
40Lalu Yesus berhenti dan menyuruh agar orang buta itu dibawa kepada-Nya. Ketika orang buta itu mendekat, Dia bertanya kepadanya,Bagikan
41“Apa yang kamu inginkan supaya Kuperbuat bagimu?” Orang buta itu menjawab, “Tuhan, aku mau mataku bisa melihat.”Bagikan
42Yesus berkata kepadanya, “Melihatlah, imanmu telah menyembuhkanmu.”Bagikan
43Seketika itu juga, ia dapat melihat dan mulai mengikuti Yesus sambil memuji Allah. Ketika orang banyak melihat hal itu, mereka juga memuji Allah.Bagikan