GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

IBRANI 9

28 ayat, 692 kata · Alkitab Yang Terbuka

Ibadah dalam Perjanjian Lama

Ibadah dalam Perjanjian yang Baru

Yesus Kristus adalah Kurban Penghapus Dosa

1Bahkan, perjanjian yang lama pun berisi tentang peraturan ibadah dan tempat kudus yang ada di bumi.Bagikan

2Karena demikianlah Kemah Allah dipersiapkan: bagian luar, yang padanya terdapat pelita, meja, dan roti sajian , disebut Tempat Kudus .Bagikan

3Di belakang tirai kedua adalah bagian kemah yang disebut Ruang Mahakudus,Bagikan

4di tempat itu terdapat altar pedupaan yang terbuat dari emas dan Tabut Perjanjian yang seluruh sisinya dilapisi emas. Di dalam tabut itu, terdapat sebuah kendi emas yang berisi manna , tongkat Harun yang pernah bertunas, serta dua lempeng batu perjanjian.Bagikan

5Di atasnya, ada dua kerub kemuliaan yang menaungi Tutup Pendamaian , tetapi saat ini bukanlah waktu tepat untuk membicarakannya secara terperinci.Bagikan

6Setelah semuanya itu dipersiapkan sedemikian rupa, para imam masuk ke bagian pertama dari kemah itu secara rutin, untuk melakukan pelayanan ibadah kepada Allah.Bagikan

7Akan tetapi, hanya imam besar saja yang diperbolehkan masuk ke bagian kedua dari kemah itu, itu pun hanya setahun sekali, dan membawa darah untuk dipersembahkan kepada Allah demi dirinya sendiri dan demi dosa-dosa umat yang dilakukan tanpa sengaja.Bagikan

8Roh Kudus menyatakan kepada kita bahwa jalan menuju Ruang Mahakudus belum terbuka selama Ruang Kudus masih ada,Bagikan

9hal itu adalah kiasan mengenai zaman ini. Demikian juga berbagai pemberian dan kurban-kurban yang dipersembahkan tidak dapat menyempurnakan nurani orang-orang yang beribadah,Bagikan

10sebab hanya berkaitan dengan makanan, minuman, dan ritual pembasuhan untuk tubuh jasmani yang berlaku hingga tibanya waktu pembaruan .Bagikan

11Namun, ketika Kristus datang sebagai Imam Besar atas hal-hal baik yang akan datang, Ia masuk melalui Tempat Kudus yang lebih besar dan lebih sempurna; yang tidak dibuat oleh tangan manusia dan bukanlah suatu ciptaan.Bagikan

12Ia masuk ke Ruang Mahakudus satu kali untuk selamanya, bukan dengan membawa darah kambing jantan dan darah anak sapi, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri sehingga mendapatkan penebusan yang kekal.Bagikan

13Sebab, jika pemercikan darah kambing jantan dan sapi jantan, dan juga abu anak sapi betina kepada orang yang najis dapat menyucikan tubuh jasmani mereka,Bagikan

14lebih-lebih lagi darah Kristus, yaitu Ia yang melalui Roh yang kekal mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban yang tidak bercacat kepada Allah untuk menyucikan hati nuranimu dari perbuatan sia-sia supaya kamu dapat melayani Allah yang hidup.Bagikan

15Untuk alasan inilah Kristus menjadi Perantara dari perjanjian yang baru supaya mereka yang telah dipanggil Allah boleh menerima warisan kekal yang telah dijanjikan-Nya; sebab sebuah kematian telah terjadi untuk menebus mereka dari pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan di bawah perjanjian yang pertama.Bagikan

16Jika ada surat wasiat, maka harus ada kematian dari orang yang membuatnya.Bagikan

17Sebab, surat wasiat hanya berlaku jika orang yang membuatnya sudah mati; surat itu tidak memiliki kuasa selama orang yang membuatnya masih hidup.Bagikan

18Itulah sebabnya, mengapa perjanjian pertama pun tidak berlaku tanpa kurban darah.Bagikan

19Sebab, setelah Musa memberitahukan setiap perintah dalam Hukum Taurat kepada umat Israel, ia mengambil darah anak sapi dan kambing lalu mencampurnya dengan air. Dan, menggunakan kain wol merah serta sebatang hisop , ia memercikkannya pada Kitab Taurat dan pada semua umatBagikan

20sambil berkata, “Inilah darah dari perjanjian yang telah Allah perintahkan untuk kamu taati.”Bagikan

21Dengan cara yang sama, Musa juga memerciki Kemah Suci dan semua perlengkapan yang digunakan dalam ibadah dengan darah.Bagikan

22Menurut Hukum Taurat, hampir segala sesuatu harus disucikan dengan darah, dan tanpa adanya penumpahan darah, tidak akan ada pengampunan.Bagikan

23Karena itu, segala sesuatu yang melambangkan hal-hal surgawi sangat perlu disucikan dengan hal ini, tetapi segala sesuatu yang di surga disucikan dengan kurban yang lebih baik.Bagikan

24Sebab, Kristus tidak masuk ke dalam Ruang Mahakudus yang dibuat oleh tangan manusia, yang hanyalah tiruan dari yang sesungguhnya, tetapi Ia masuk ke dalam surga itu sendiri dan sekarang berada di hadapan Allah demi kita.Bagikan

25Kristus juga tidak mempersembahkan diri-Nya berkali-kali, seperti imam besar yang harus masuk ke Ruang Mahakudus dari tahun ke tahun dengan membawa darah yang bukan darahnya sendiri.Bagikan

26Jika demikian, Kristus harus menderita berulang kali sejak dunia diciptakan. Akan tetapi, Kristus hanya menyatakan diri-Nya satu kali saja untuk selama-lamanya pada zaman akhir ini demi menghapus dosa, dengan cara mempersembahkan diri-Nya sendiri.Bagikan

27Seperti manusia, yang ditentukan untuk mati satu kali saja dan sesudah itu menghadap penghakiman,Bagikan

28demikian juga Kristus; Ia dipersembahkan hanya satu kali saja untuk menanggung dosa banyak orang, dan akan datang untuk kedua kalinya, bukan untuk menanggung dosa, melainkan untuk membawa keselamatan bagi mereka yang menantikan Dia.Bagikan