GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

IBRANI 8

13 ayat, 340 kata · Alkitab Yang Terbuka

Yesus adalah Imam Besar Perjanjian yang Baru

1Inilah pokok utama pembicaraan kita: kita mempunyai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahatinggi di surga.Bagikan

2Ia melayani di Ruang Mahakudus dan di Kemah Suci sejati yang didirikan oleh Allah sendiri, bukan oleh manusia.Bagikan

3Karena setiap imam besar ditunjuk untuk mempersembahkan pemberian dan kurban, maka Imam Besar ini juga harus membawa sesuatu untuk dipersembahkan.Bagikan

4Jika Imam Besar ini hidup di bumi, Ia tidak akan menjadi imam sama sekali sebab di bumi sudah ada imam-imam yang mempersembahkan pemberian sesuai Hukum Taurat,Bagikan

5yaitu mereka yang beribadah menurut tiruan dan bayang-bayang dari hal-hal surgawi seperti ketika Allah memperingatkan Musa saat ia hendak mendirikan Kemah Suci: “Pastikanlah engkau membuat segala sesuatunya sesuai dengan rancangan yang telah Kutunjukkan kepadamu di atas gunung.”Bagikan

6Namun, sekarang, Yesus menerima tugas pelayanan yang jauh lebih mulia karena perjanjian baru yang diperantarai oleh-Nya itu juga jauh lebih tinggi dan ditetapkan berdasarkan pada janji-janji yang lebih baik.Bagikan

7Sebab, jika perjanjian yang pertama tidak mengandung kesalahan, tidak akan ada yang membutuhkan perjanjian yang kedua.Bagikan

8Karena Allah mendapati kesalahan manusia, Ia berkata,“‘Lihatlah, saatnya akan tiba,’ kata Tuhan,‘ketika Aku akan mengadakan sebuah perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda.Bagikan

9Tidak seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka,yaitu ketika aku menuntun mereka dengan tangan-Kuuntuk memimpin mereka keluar dari tanah Mesir.Karena mereka tidak setia pada perjanjian yang Kuberikan,maka Aku tidak memedulikan mereka,’ kata Tuhan.Bagikan

10‘Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan kaum Israel setelah masa itu,’ kata Tuhan:‘Aku akan menaruh hukum-hukum-Ku dalam pikiran mereka,dan Aku akan menuliskannya pada hati mereka.Aku akan menjadi Allah mereka,dan mereka akan menjadi umat-Ku.Bagikan

11Mereka juga tidak akan lagi mengajar sesama bangsanya atau saudaranya dengan berkata, ‘Kenallah Tuhan’karena semua orang akan mengenal Aku, dari yang kecil sampai yang paling besar.Bagikan

12Sebab, Aku akan berbelas kasihan atas pelanggaran dan dosa-dosa mereka.Dan, Aku pun tidak akan lagi mengingat kesalahan-kesalahan mereka.’” Yeremia 31:31-34Bagikan

13Ketika Allah mengucapkan perjanjian baru, Ia membuat perjanjian yang lama tidak berlaku lagi. Dan, apa yang sudah tidak berlaku lagi dan usang akan segera lenyap.Bagikan