GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

2 TAWARIKH 23

21 ayat, 568 kata · Alkitab Yang Terbuka

Pemberontakan Menentang Ratu Atalya

1Pada tahun ketujuh, Yoyada memberanikan dirinya dan membuat perjanjian dengan para pemimpin pasukan seratus, yaitu Azarya, anak Yeroham; Ismael, anak Yohanan; Azarya, anak Obed; Maaseya, anak Adaya; dan Elisafat, anak Zikhri.Bagikan

2Mereka mengelilingi Yehuda dan mengumpulkan orang-orang Lewi dari semua kota di Yehuda serta para kepala kaum orang Israel. Orang-orang itu pun datang ke Yerusalem.Bagikan

3Lalu, seluruh umat itu membuat perjanjian dengan raja di bait Allah. Yoyada berkata kepada mereka, “Lihatlah, anak raja akan memerintah seperti yang TUHAN firmankan tentang anak-anak Daud.Bagikan

4Inilah yang harus kamu lakukan: sepertiga dari kamu yang bertugas pada hari Sabat, baik imam maupun orang Lewi, harus menjadi penjaga pintu.Bagikan

5Sepertiga lagi harus berada di istana raja, dan sepertiga lagi di Pintu Gerbang Dasar, sementara seluruh rakyat harus berada di pelataran bait TUHAN.Bagikan

6Tidak ada yang boleh memasuki bait TUHAN selain para imam dan orang-orang Lewi yang melayani. Mereka boleh masuk sebab mereka kudus, tetapi seluruh rakyat harus menaati peraturan TUHAN.Bagikan

7Orang-orang Lewi harus mengelilingi raja dari segala penjuru, masing-masing dengan senjata di tangannya. Siapa pun yang memasuki bait harus dibunuh. Sertailah raja ketika dia keluar atau masuk.”Bagikan

8Orang-orang Lewi dan seluruh Yehuda melakukan semua hal yang diperintahkan Imam Yoyada. Masing-masing dari mereka membawa orang-orangnya, baik yang masuk bertugas pada hari Sabat maupun yang bebas tugas pada hari Sabat, sebab Imam Yoyada tidak membubarkan kelompok-kelompok itu.Bagikan

9Kepada para pemimpin pasukan seratus, Imam Yoyada memberikan tombak, perisai besar, dan perisai kecil milik Raja Daud yang ada di bait Allah.Bagikan

10Dia menempatkan seluruh rakyat di sisi kiri Bait sampai sisi kanan Bait dengan senjata di tangan masing-masing. Mereka mengelilingi raja dekat mazbah dan dekat bait itu.Bagikan

11Kemudian, mereka membawa anak raja keluar, mengenakan mahkota padanya, dan memberikan hukum Allah kepadanya. Mereka mengangkat dia sebagai raja, lalu Imam Yoyada dan anak-anaknya mengurapi dia. Mereka berseru, “Hidup Raja!”Bagikan

12Ketika Atalya mendengar pekik rakyat yang berlari-lari dan memuji-muji raja, dia pergi mendatangi rakyat di bait TUHAN.Bagikan

13Dia melihat raja berdiri di dekat pilar di pintu masuk, sementara para pemimpin dan peniup trompet ada di samping raja. Seluruh rakyat negeri itu bersukaria sambil meniup trompet, sedangkan para penyanyi dengan alat-alat musiknya memimpin nyanyian pujian. Atalya merobek pakaiannya dan berkata, “Pengkhianatan, pengkhianatan!”Bagikan

14Kemudian, Imam Yoyada menyuruh keluar para pemimpin pasukan seratus yang mengepalai pasukan, dan berkata kepada mereka, “Keluarkan dia dari barisan! Yang memihak kepadanya harus dibunuh dengan pedang.” Sebab, Imam Yoyada telah berkata, “Jangan membunuhnya di bait TUHAN.”Bagikan

15Mereka menangkap perempuan itu ketika dia sampai di jalan masuk istana raja melalui Pintu Gerbang Kuda, lalu membunuhnya di sana.Bagikan

16Yoyada membuat perjanjian antara dia dan seluruh rakyat serta raja, bahwa mereka akan menjadi umat TUHAN.Bagikan

17Sesudah itu, seluruh rakyat pergi ke kuil Baal dan merobohkannya. Mereka memecahkan mazbah-mazbah dan patung-patungnya dan membunuh Matan, imam Baal, di depan mazbah-mazbah itu.Bagikan

18Yoyada menyerahkan jabatan atas bait TUHAN ke tangan imam-imam Lewi yang telah Daud tetapkan atas bait TUHAN. Mereka harus mempersembahkan kurban bakaran kepada TUHAN, seperti yang tertulis dalam Taurat Musa, dengan sukacita dan nyanyian menurut petunjuk Daud.Bagikan

19Dia juga menempatkan penjaga-penjaga di pintu gerbang bait TUHAN supaya orang yang najis, karena alasan apa pun, tidak dapat masuk.Bagikan

20Sesudah itu, dia mengajak para pemimpin pasukan seratus, para pemuka, para pemerintah rakyat, dan seluruh rakyat negeri itu untuk membawa raja turun dari bait TUHAN. Mereka masuk ke istana raja melalui Pintu Gerbang Atas dan mendudukkan raja di atas takhta kerajaan.Bagikan

21Seluruh rakyat negeri itu bersukacita. Kota itu menjadi aman sesudah Atalya dibunuh dengan pedang.Bagikan