GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

2 TAWARIKH 22

12 ayat, 332 kata · Alkitab Yang Terbuka

Ahazia, Raja Yehuda

Ratu Atalya

1Penduduk Yerusalem mengangkat Ahazia, anak bungsu Yoram, menjadi raja menggantikan dia karena semua anaknya yang lebih tua telah dibunuh oleh gerombolan yang datang bersama dengan orang-orang Arab ke perkemahan. Demikianlah Ahazia, anak Yoram, raja Yehuda, menjadi raja.Bagikan

2Ahazia berumur 42 tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama satu tahun. Nama ibunya adalah Atalya, cucu Omri.Bagikan

3Dia juga hidup menurut jejak keluarga Ahab karena ibunya menjadi penasihatnya untuk melakukan kejahatan.Bagikan

4Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN seperti keluarga Ahab, sebab sesudah kematian ayahnya mereka menjadi penasihat-penasihatnya kepada kehancurannya.Bagikan

5Dia juga mengikuti nasihat mereka dan pergi bersama Yoram, anak Ahab, raja Israel, untuk berperang melawan Hazael, raja Aram, di Ramot-Gilead. Namun, orang-orang Aram melukai Yoram.Bagikan

6Yoram kembali ke Yizreel untuk diobati karena luka-luka yang dia peroleh di Rama saat berperang melawan Hazael, raja Aram. Ahazia, anak Yoram, raja Yehuda, pergi menjenguk Yoram, anak Ahab, di Yizreel karena dia sakit.Bagikan

7Allah telah menentukan ajal Ahazia saat Ahazia pergi menemui Yoram. Ketika dia datang, dia pergi bersama Yoram untuk mendatangi Yehu, anak Nimsi, yang telah diurapi TUHAN untuk melenyapkan keluarga Ahab.Bagikan

8Ketika Yehu menjalankan penghukuman atas keluarga Ahab, dia menjumpai pembesar-pembesar Yehuda dan anak-anak dari saudara-saudara Ahazia yang melayani Ahazia dan membunuh mereka.Bagikan

9Kemudian, dia mencari Ahazia; Ahazia tertangkap ketika dia bersembunyi di Samaria. Dia dibawa kepada Yehu, lalu dibunuh dan dikuburkan. Sebab, orang berkata, “Dia cucu Yosafat yang mencari TUHAN dengan segenap hatinya.” Tidak ada orang lagi dari keluarga Ahazia yang mampu memerintah kerajaan itu.Bagikan

10Ketika Atalya, ibu Ahazia, melihat bahwa anaknya sudah mati, dia bangkit dan membinasakan semua keturunan raja dari kaum Yehuda.Bagikan

11Namun, Yosabat, anak perempuan raja, mengambil Yoas, anak Ahazia, dan membawanya pergi dari antara anak-anak raja yang akan dibunuh itu. Dia memasukkan Yoas bersama pengasuhnya ke dalam kamar tidur. Karena Yosabat, anak perempuan Yoram dan istri Imam Yoyada, adalah saudara perempuan Ahazia, dia menyembunyikan Yoas dari Atalya supaya dia tidak membunuhnya.Bagikan

12Selama enam tahun, Yoas bersembunyi dengan mereka di bait Allah, sementara Atalya memerintah negeri itu.Bagikan