Yesus Membasuh Kaki Murid-Murid-Nya
Yesus Memberi Tahu Siapa yang Akan Mengkhianati Dia
Yesus Berbicara tentang Kematian-Nya
Peringatan Yesus kepada Petrus
1Sebelum Hari Raya Paskah, Yesus tahu bahwa saat-Nya telah tiba bahwa Dia akan meninggalkan dunia ini kepada Bapa, setelah mengasihi kepunyaan-Nya sendiri di dunia, Dia mengasihi mereka sampai akhir.Bagikan
2Selama makan malam berlangsung, setan telah memasukkan niat dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Yesus.Bagikan
3Yesus, ketika mengetahui bahwa Bapa telah menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan-Nya, dan bahwa Dia datang dari Allah, dan akan kembali kepada Allah,Bagikan
4Dia berdiri dari jamuan makan malam dan melepaskan jubah-Nya, serta mengambil kain linen dan mengikatkannya pada pinggang-Nya.Bagikan
5Kemudian, Dia menuangkan air ke sebuah baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya serta mengeringkan kaki mereka dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya.Bagikan
6Lalu, Dia sampai kepada Simon Petrus dan dia berkata kepada Yesus, “Tuhan, Engkau membasuh kakiku?”Bagikan
7Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Apa yang Aku lakukan, kamu tidak memahaminya sekarang, tetapi kelak kamu akan mengerti.”Bagikan
8Petrus berkata kepada-Nya, “Engkau tidak akan pernah membasuh kakiku!” Yesus menjawab, “Jika Aku tidak membasuhmu, kamu tidak mendapat bagian di dalam Aku.”Bagikan
9Simon Petrus berkata kepada-Nya, “Tuhan, jangan hanya kakiku, tetapi tangan dan kepalaku juga!”Bagikan
10Yesus berkata kepadanya, “Orang yang sudah mandi hanya perlu membasuh kakinya, tetapi sudah bersih seluruhnya. Kamu sudah bersih, tetapi tidak semua dari kalian bersih.”Bagikan
11Sebab, Yesus tahu siapa yang akan mengkhianati Dia. Itu sebabnya, Dia berkata, “Tidak semua dari kalian bersih.”Bagikan
12Jadi, setelah Yesus selesai membasuh kaki murid-murid-Nya, memakai kembali jubah-Nya, dan kembali ke tempat-Nya, Dia berkata kepada mereka, “Apakah kalian mengerti apa yang Aku lakukan kepada kalian?Bagikan
13Kalian menyebut Aku Guru dan juga Tuhan. Itu tepat karena Akulah Dia.Bagikan
14Jika Aku, yang adalah Tuhan dan Gurumu, telah membasuh kakimu, kamu pun harus saling membasuh kakimu.Bagikan
15Sebab, Aku telah memberikan contoh kepadamu supaya kamu juga melakukan seperti yang Aku telah lakukan kepadamu.Bagikan
16Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, seorang hamba tidak lebih besar daripada tuannya, ataupun seorang utusan tidak lebih besar daripada orang yang mengutusnya.Bagikan
17Jika kamu sudah mengetahui semuanya ini, kamu diberkati jika kamu melakukannya.Bagikan
18Aku tidak berkata-kata mengenai kalian semua. Aku tahu siapa saja yang telah Kupilih, tetapi nas ini harus digenapi, ‘Orang yang makan roti-Ku telah mengangkat tumitnya terhadap Aku .’Bagikan
19Aku memberitahumu sekarang, sebelum hal itu terjadi supaya ketika hal itu terjadi, kamu akan percaya bahwa Akulah Dia .Bagikan
20Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, setiap orang yang menerima orang yang Kuutus, menerima Aku; dan orang yang menerima Aku, menerima Dia yang mengutus Aku.”Bagikan
21Setelah Yesus berkata demikian, Dia digelisahkan dalam Roh dan bersaksi, “Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, salah seorang dari kalian akan mengkhianati Aku.”Bagikan
22Murid-murid saling memandang seorang kepada yang lain dan menjadi bingung mengenai siapa yang Dia bicarakan.Bagikan
23Salah seorang murid-Nya duduk bersandar pada dada Yesus . Dialah murid yang sangat dikasihi oleh Yesus .Bagikan
24Kemudian, Simon Petrus memberi isyarat kepadanya untuk bertanya kepada Yesus tentang siapa yang Dia maksudkan.Bagikan
25Jadi, murid yang bersandar pada dada Yesus itu bertanya kepada-Nya, “Tuhan, siapakah orang itu?”Bagikan
26Yesus menjawab, “Orang itu adalah dia yang kepadanya Aku memberikan potongan roti ini setelah Aku mencelupkannya.” Lalu, setelah mencelupkan potongan roti itu, Yesus memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.Bagikan
27Dan, setelah Yudas menerima potongan roti itu, Iblis merasukinya. Karena itu, Yesus berkata kepadanya, “Apa yang akan kauperbuat, lakukanlah segera!”Bagikan
28Tidak seorang pun dari mereka yang sedang makan itu mengerti mengapa Yesus mengatakan demikian kepada Yudas.Bagikan
29Beberapa dari mereka menyangka karena Yudaslah yang memegang kotak uang sehingga Yesus berkata kepadanya, “Belilah hal-hal yang kita butuhkan untuk perayaan,” atau supaya dia memberikan sesuatu kepada orang miskin.Bagikan
30Jadi, setelah menerima potongan roti, Yudas pergi ke luar saat itu juga; dan saat itu sudah malam.Bagikan
31Sesudah Yudas pergi, Yesus berkata, “Sekaranglah saatnya Anak Manusia dimuliakan dan Allah dimuliakan melalui Dia.Bagikan
32Jika Allah dimuliakan dalam Dia, Allah juga akan memuliakan Dia di dalam diri-Nya, dan akan memuliakan Dia dengan segera.Bagikan
33Anak-anak-Ku, Aku ada bersama kamu hanya tinggal sebentar lagi. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi, sekarang Aku katakan juga kepadamu, ‘Ke mana Aku pergi, kamu tidak dapat datang.’Bagikan
34Satu perintah baru Aku berikan kepadamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kalian, demikianlah kamu juga saling mengasihi.Bagikan
35Dengan begitu, semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jika kamu saling mengasihi.”Bagikan
36Simon Petrus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, ke manakah Engkau akan pergi?” Yesus menjawab dia, “Ke mana Aku pergi, kamu tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak kamu akan mengikuti Aku.”Bagikan
37Petrus bertanya kepada-Nya, “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan menyerahkan nyawaku demi Engkau!”Bagikan
38Yesus menjawab, “Kamu akan menyerahkan nyawamu bagi-Ku? Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, ayam tidak akan berkokok sebelum kamu menyangkal Aku tiga kali.”Bagikan