GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

YESAYA 6

13 ayat, 299 kata · Alkitab Yang Terbuka

Allah Memanggil Yesaya

1Pada tahun kematian Raja Uzia, aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang; ujung jubah-Nya turun memenuhi Bait Suci.Bagikan

2Para serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing memiliki enam sayap. Dua sayap menutupi wajah, dua sayap menutupi kaki, dan dua sayap lainnya untuk terbang.Bagikan

3Para serafim itu berseru satu sama lain,“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam;seluruh bumi penuh dengan kemuliaan-Nya!”Bagikan

4Maka, bergetarlah dasar-dasar ambang pintu karena suara serafim yang berseru tadi, dan Bait Suci itu dipenuhi dengan asap.Bagikan

5Kemudian, aku berkata, “Celakalah aku! Aku binasa! Sebab, aku seorang yang najis bibir dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir. Namun, mataku telah melihat Sang Raja, TUHAN semesta alam.”Bagikan

6Kemudian, salah satu serafim itu terbang ke arahku dengan membawa batu bara di tangannya, yang telah diambilnya dengan penjepit dari atas mazbah.Bagikan

7Dia menyentuh mulutku dengan bara itu dan berkata, “Bara ini telah menyentuh bibirmu, kesalahanmu telah dihapuskan, dosa-dosamu telah diampuni.”Bagikan

8Setelah itu, aku mendengar suara Tuhan, berfirman, “Siapa yang akan Kuutus? Siapa yang mau pergi untuk Kami?” Lalu, aku menjawab, “Ini aku. Utuslah aku!”Bagikan

9Kemudian, firman-Nya, “Pergi dan katakan kepada umat ini,‘Dengarlah baik-baik, tetapi jangan mengerti.Lihatlah baik-baik, tetapi jangan pahami.’Bagikan

10Buatlah hati umat ini tidak peka,buatlah telinga mereka berat,dan buatlah mata mereka tertutup.Jika tidak, mereka akan melihat dengan mata merekadan mendengar dengan telinga mereka,serta mengerti dengan hati merekasehingga mereka berbalik dan disembuhkan!”Bagikan

11Lalu, aku bertanya, “Sampai kapan, ya Tuhan?” Dia menjawab,“Sampai kota-kota diruntuhkan dan tidak berpenghuni,rumah-rumah tidak ditinggali,dan negeri itu menjadi tandusdan sunyi.”Bagikan

12TUHAN membuang jauh orang-orang itusehingga tempat-tempat yang ditinggalkan akan banyak di negeri itu.Bagikan

13Meskipun sepersepuluh umat masih tinggal,negeri itu akan dibinasakan juga seperti pohon tarbantin dan pohon ek.yang tunggulnya tetap ada saat ditebang.Tunggul itulah benih suci.Bagikan