GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

YEREMIA 41

18 ayat, 484 kata · Alkitab Yang Terbuka

1Pada bulan ketujuh, Ismael, anak Netanya, anak Elisama, yang adalah keturunan kerajaan dan salah satu pejabat raja, datang bersama sepuluh orang kepada Gedalya, anak Ahikam, di Mizpa. Ketika mereka makan roti bersama-sama di Mizpa,Bagikan

2Ismael, anak Netanya, dan sepuluh orang yang bersamanya berdiri dan membunuh Gedalya, anak Ahikam, anak Safan, dengan pedang. Demikianlah mereka membunuh dia yang ditunjuk raja Babel menjadi gubernur di negeri itu.Bagikan

3Ismael juga membunuh semua orang Yahudi yang bersamanya, yaitu yang bersama Gedalya di Mizpa, dan orang-orang Kasdim yang ditemukan di sana, yaitu para tentara perang.Bagikan

4Keesokan harinya, setelah pembunuhan Gedalya, sebelum seorang pun mengetahuinya,Bagikan

5datanglah beberapa orang dari Sikhem, Silo, dan Samaria, delapan puluh orang jumlahnya, dengan jenggot mereka tercukur, dan pakaian mereka robek-robek, dan tubuh mereka tertoreh-toreh, membawa kurban biji-bijian dan kemenyan untuk dipersembahkan di rumah TUHAN.Bagikan

6Lalu, Ismael, anak Netanya, keluar dari Mizpa untuk menemui mereka, sambil menangis dalam perjalanan. Setelah dia bertemu mereka, dia berkata kepada mereka, “Pergilah kepada Gedalya, anak Ahikam.”Bagikan

7Ketika mereka tiba di tengah kota, Ismael, anak Netanya, dan orang-orang yang bersamanya membunuh mereka dan membuang mayat mereka ke dalam sumur.Bagikan

8Akan tetapi, ada sepuluh orang di antara mereka yang berkata kepada Ismael, “Jangan bunuh kami karena kami memiliki simpanan gandum, jelai, minyak, dan madu yang tersembunyi di ladang.” Karena itu, dia menahan diri dan tidak membunuh mereka bersama teman-teman mereka.Bagikan

9Adapun sumur tempat Ismael membuang mayat orang-orang yang telah dia bunuh karena Gedalya, adalah sumur yang dibuat oleh Raja Asa sebagai pertahanan terhadap Baesa, raja Israel. Ismael, anak Netanya, memenuhinya dengan mayat orang-orang yang dibunuh itu.Bagikan

10Lalu, Ismael menawan semua orang yang tersisa di Mizpa, anak-anak perempuan raja dan semua orang yang tertinggal di Mizpa, yang telah diserahkan Nebuzaradan, kepala pengawal, kepada Gedalya, anak Ahikam. Ismael, anak Netanya, mengangkut mereka sebagai tawanan, dan pergi menyeberang ke daerah bani Amon.Bagikan

11Namun, ketika Yohanan, anak Kareah, dan semua kepala pasukan yang bersamanya mendengar hal-hal jahat yang telah dilakukan Ismael, anak Netanya,Bagikan

12mereka mengumpulkan semua pasukan mereka dan pergi untuk berperang melawan Ismael, anak Netanya. Mereka menemukan dia di dekat kolam besar yang ada di Gibeon.Bagikan

13Ketika semua orang yang bersama Ismael melihat Yohanan, anak Kareah, dan semua kepala pasukan ada bersamanya, mereka bergembira.Bagikan

14Semua orang yang dibawa Ismael sebagai tawanan dari Mizpa berbalik dan kembali, dan pergi kepada Yohanan, anak Kareah.Bagikan

15Akan tetapi, Ismael, anak Netanya, melarikan diri dari Yohanan bersama delapan orang, dan pergi ke daerah bani Amon.Bagikan

16Kemudian, Yohanan, anak Kareah, dan semua kepala pasukan yang bersamanya membawa dari Mizpa semua orang yang tersisa, yang dia dapatkan kembali dari Ismael, anak Netanya, setelah dia membunuh Gedalya, anak Ahikam, yaitu para tentara, perempuan, anak-anak, dan sida-sida, yang Yohanan bawa kembali dari Gibeon.Bagikan

17Mereka pergi dan tinggal di penginapan milik Kimham, di dekat Betlehem, dengan maksud untuk pergi ke Mesir.Bagikan

18Mereka takut kepada orang Kasdim karena Ismael, anak Netanya, telah membunuh Gedalya, anak Ahikam, yang telah dijadikan sebagai gubernur negeri itu oleh Raja Babel.Bagikan