Ujian Iman Menghasilkan Ketabahan
Kekayaan yang Sebenarnya
Pencobaan Tidak Datang dari Allah
Mendengar dan Melakukan Firman Tuhan
Ibadah yang Benar kepada Allah
1Salam dari Yakobus, pelayan Allah dan Kristus Yesus, kepada kedua belas suku yang tersebar di seluruh dunia .Bagikan
2Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu sukacita jika kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan .Bagikan
3Sebab, kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu menghasilkan ketabahan.Bagikan
4Biarlah ketabahan memberikan hasil yang penuh supaya kamu menjadi sempurna dan utuh, tidak kekurangan apa-apa.Bagikan
5Akan tetapi, jika di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah dia memintanya kepada Allah, yang dengan murah hati memberi kepada semua orang tanpa mencela, dan itu akan diberikan kepadanya.Bagikan
6Namun, dia harus memintanya dengan iman dan tidak bimbang, sebab orang yang bimbang adalah seperti gelombang laut, ditiup angin ke sana kemari.Bagikan
7Orang seperti itu janganlah mengira akan menerima sesuatu dari Tuhan.Bagikan
8Orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam semua jalan hidupnya.Bagikan
9Biarlah saudara yang hidup sederhana bangga dalam kedudukannya yang tinggi,Bagikan
10dan orang kaya dalam kedudukannya yang rendah, sebab seperti bunga rumput, dia akan lenyap.Bagikan
11Sebab, matahari terbit dengan panasnya yang semakin terik, dan melayukan rumput, bunganya gugur, dan keindahannya pun lenyap. Demikian juga, orang kaya akan lenyap di tengah-tengah usahanya.Bagikan
12Diberkatilah orang yang tabah dalam pencobaan karena setelah dia terbukti tahan uji, dia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan kepada mereka yang mengasihi Dia.Bagikan
13Jika seseorang dicobai, janganlah dia berkata, “Aku sedang dicobai Allah.” Sebab, Allah tidak dapat dicobai oleh si Jahat dan Dia sendiri tidak mencobai siapa pun.Bagikan
14Namun, setiap orang dicobai ketika dia diseret dan dipikat oleh keinginannya sendiri.Bagikan
15Ketika keinginan dibuahi, dia akan melahirkan dosa dan ketika dosa menjadi matang, dia akan melahirkan maut.Bagikan
16Saudara-saudara yang kukasihi, jangan sesat.Bagikan
17Setiap pemberian yang baik dan setiap pemberian yang sempurna datang dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang , pada-Nya tidak ada perubahan atau pertukaran bayangan.Bagikan
18Atas kehendak-Nya sendiri, Dia menjadikan kita dengan firman kebenaran supaya kita menjadi buah sulung dari semua ciptaan-Nya.Bagikan
19Saudara-saudara yang kukasihi, perhatikanlah ini: hendaklah tiap-tiap orang cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berbicara, dan lambat untuk marah.Bagikan
20Sebab, amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran Allah.Bagikan
21Karena itu, buanglah segala ketidaksucian dan banyaknya kejahatan, dan terimalah dengan kelemahlembutan firman Allah yang telah tertanam di dalammu, yang sanggup menyelamatkan jiwamu.Bagikan
22Jadilah pelaku firman dan bukan hanya pendengar; jika tidak, kamu menipu diri sendiri.Bagikan
23Sebab, jika orang mendengar firman, tetapi tidak melakukannya, dia seperti orang yang sedang mengamati wajah aslinya di cermin.Bagikan
24Setelah mengamati dirinya dan pergi, dia segera lupa seperti apa wajahnya tadi.Bagikan
25Namun, orang yang meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan, dan bertekun di dalamnya, dia tidak menjadi pendengar yang lupa, tetapi menjadi pelaku firman. Dia akan diberkati atas apa yang dilakukannya.Bagikan
26Jika seseorang mengira bahwa dia adalah orang yang taat beribadah , tetapi dia tidak dapat mengendalikan lidahnya, dia menipu hatinya sendiri. Ketaatannya itu sia-sia.Bagikan
27Ibadah yang murni dan tidak tercela di hadapan Allah dan Bapa kita adalah mengunjungi anak-anak yatim piatu dan janda-janda dalam penderitaan mereka, dan menjaga dirinya sendiri supaya tidak dicemari oleh dunia.Bagikan