GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

RUT 2

23 ayat, 646 kata · Alkitab Yang Terbuka

Rut Menemui Boas

Naomi Mendengar tentang Boas

1Naomi mempunyai seorang kerabat dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari keluarga Elimelekh, namanya Boas.Bagikan

2Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi, “Izinkan aku pergi ke ladang dan memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang bermurah hati kepadaku.” Naomi berkata kepadanya, “Pergilah, anakku.”Bagikan

3Rut meninggalkan Naomi pergi ke ladang untuk memungut jelai di belakang para penuai. Dia kebetulan datang di ladang bagian milik Boas, kerabat dari keluarga Elimelekh.Bagikan

4Pada saat itu, Boas datang dari Betlehem dan dia menyapa para penuainya, “TUHAN menyertaimu.” Mereka menjawabnya, “Kiranya TUHAN memberkati tuan!”Bagikan

5Lalu, Boas bertanya kepada hambanya yang bertanggung jawab atas para penuai itu, “Punya siapakah perempuan muda itu?”Bagikan

6Hamba yang bertanggung jawab atas para penuai itu menjawab, katanya, “Dia adalah perempuan muda Moab, yang pulang bersama Naomi dari daerah Moab.Bagikan

7Dia berkata, ‘Izinkanlah aku memungut dan mengumpulkan beberapa ikat jelai di belakang para penuai itu.’ Sejak dia datang, dia tidak berhenti bekerja dari pagi sampai sekarang ini. Sejenak saja, dia beristirahat di pondok.”Bagikan

8Lalu, Boas berkata kepada Rut, “Dengarlah anakku, kamu jangan pergi memungut bulir jelai di ladang lain dan jangan juga pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat dengan para pekerjaku yang perempuan.Bagikan

9Biarlah matamu tertuju pada ladang yang sedang mereka tuai dan ikutilah mereka. Aku telah memerintahkan agar para pekerja laki-laki muda tidak menyentuhmu. Jika kamu haus, pergilah ke bejana-bejana dan minumlah dari air yang telah ditimba oleh para pekerjaku.”Bagikan

10Lalu, Rut sujud menyembah Boas dengan muka sampai ke tanah, dan berkata kepadanya, “Mengapa aku mendapat belas kasihan di matamu sehingga engkau memperhatikanku padahal aku orang asing?”Bagikan

11Boas menjawab dan berkata kepadanya, “Telah diceritakan seluruhnya kepadaku tentang segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk mertuamu setelah suamimu mati, dan bagaimana kamu meninggalkan ayah dan ibumu serta tanah kelahiranmu untuk pergi kepada bangsa yang tidak kamu kenal sebelumnya.Bagikan

12Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu dan upah sepenuhnya akan diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya kamu telah datang berlindung.”Bagikan

13Lalu, Rut berkata, “Semoga aku akan terus mendapat belas kasih di matamu, ya Tuanku, sebab engkau telah menghibur aku dan telah berbicara dengan sangat ramah kepada hambamu ini meskipun aku bukan salah seorang dari hamba-hambamu perempuan.”Bagikan

14Pada waktu makan, Boas berkata kepadanya, “Datanglah kemari, makanlah roti dan celupkanlah sepotong rotimu ke dalam cuka.” Lalu, dia duduk di samping para penuai, dan Boas memberi jelai kering kepadanya, dan Rut makan sampai kenyang, dan menyimpan sebagian sisanya.Bagikan

15Dan, ketika dia bersiap untuk memungut sisa jelai. Boas memerintahkan para pekerjanya, katanya, “Biarkan dia memungut sisa jelai yang jatuh di antara ikatan jelai itu dan jangan ganggu dia.Bagikan

16Juga, bahkan, jatuhkan dengan sengaja jelai dari ikatannya dan tinggalkan untuk dia supaya dia memungutnya, dan jangan menegur dia.”Bagikan

17Dengan demikian, Rut memungut sisa jelai di ladang sampai petang, dan dia mengirik apa yang dipungutnya, kira-kira ada seefa jelai banyaknya.Bagikan

18Dia mengangkatnya, lalu pergi ke kota. Mertuanya melihat apa yang sudah dipungutnya itu, maka Rut pun mengeluarkan dan memberikan kepada mertuanya sisa makanan yang disimpan sebelumnya karena dia sudah kenyang.Bagikan

19Mertuanya bertanya kepadanya, “Di mana kamu memungut sisa jelai hari ini? Di mana kamu bekerja? Diberkatilah orang yang telah memperhatikan kamu.” Lalu, Rut menceritakan kepada mertuanya kepada siapa dia telah bekerja, katanya, “Pada hari ini, aku bekerja pada orang yang bernama Boas.”Bagikan

20Dan, Naomi berkata kepada menantunya, “Diberkatilah dia oleh TUHAN, yang tidak menahan kebaikan-Nya kepada orang yang hidup dan kepada orang yang mati.” Naomi berkata lagi kepadanya, “Orang itu adalah kerabat dekat kita, dia adalah salah satu dari penebus kita.”Bagikan

21Lalu, Rut, perempuan Moab itu, berkata, “Boas juga berkata kepadaku, ‘Kamu harus dekat dengan para pekerjaku laki-laki sampai mereka menyelesaikan semua panenanku.’”Bagikan

22Naomi berkata kepada Rut, menantunya, “Anakku, akan lebih baik kalau kamu pergi bersama pekerja-pekerja perempuannya supaya tidak ada yang mengganggu kamu seperti di ladang lain.”Bagikan

23Demikianlah Rut tetap dekat dengan pekerja-pekerja perempuan Boas untuk memungut sisa-sisa jelai sampai akhir musim menuai jelai atau musim menuai gandum, dan dia tinggal bersama mertuanya.Bagikan