GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

MATIUS 13

58 ayat, 1182 kata · Alkitab Yang Terbuka

Perumpamaan tentang Penabur

Yesus Mengajar dengan Perumpamaan

Penjelasan tentang Perumpamaan Penabur

Perumpamaan tentang Rumput Liar dan Gandum

Kerajaan Allah seperti Biji Sesawi dan Ragi

Perumpamaan tentang Rumput Liar di Ladang

Kerajaan Surga seperti Harta Terpendam dan Mutiara

Kerajaan Surga seperti Jala yang Penuh Ikan

Yesus Ditolak di Kota Asal-Nya

1Pada hari itu, Yesus keluar dari rumah dan duduk di tepi danau.Bagikan

2Dan, orang banyak terkumpul kepada-Nya. Karena itu, Dia naik ke perahu dan duduk, dan semua orang banyak itu berdiri di tepi danau.Bagikan

3Dan, Dia mengatakan banyak hal kepada mereka dalam perumpamaan, kata-Nya, “Ada seorang penabur pergi untuk menabur,Bagikan

4dan waktu ia menabur, beberapa benih jatuh di pinggir jalan, lalu burung-burung datang dan memakannya sampai habis.Bagikan

5Benih yang lain jatuh di tempat berbatu, yang tidak mengandung banyak tanah, dan cepat tumbuh karena tidak mempunyai kedalaman tanah.Bagikan

6Akan tetapi, setelah matahari terbit, tanaman itu tersengat panas. Dan, karena tidak memiliki akar, tanaman itu menjadi kering.Bagikan

7Benih yang lain jatuh di antara semak duri, dan semak duri itu bertumbuh, dan mengimpitnya.Bagikan

8Namun, benih yang lain jatuh di tanah yang baik dan menghasilkan buah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang tiga puluh kali lipat.Bagikan

9Siapa yang bertelinga, biarlah ia mendengar.”Bagikan

10Dan, murid-murid Yesus datang dan bertanya kepada-Nya, “Mengapa Engkau berbicara kepada mereka dalam perumpamaan?”Bagikan

11Yesus menjawab mereka, “Kepadamu sudah dikaruniakan untuk mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi kepada mereka tidak dikaruniakan.Bagikan

12Sebab, orang yang mempunyai, kepadanya akan diberikan dan ia akan berkelimpahan. Namun, siapa yang tidak mempunyai, bahkan apa yang ia punyai akan diambil darinya.Bagikan

13Karena itulah, aku berbicara kepada mereka dalam perumpamaan karena ketika melihat, mereka tidak melihat, dan ketika mendengar, mereka tidak mendengar, juga tidak mengerti.Bagikan

14Mengenai mereka, digenapilah nubuat Yesaya yang berkata,‘Dengan pendengaran, kamu akan mendengar,tetapi tidak akan pernah mengerti.Dan, dengan melihat, kamu akan melihat,tetapi tidak akan memahami.’Bagikan

15Karena hati bangsa ini telah menebal,telinga mereka malas untuk mendengar,dan mereka menutup mata mereka.Jika tidak, tentu mereka dapatmelihat dengan mata mereka,mendengar dengan telinga mereka,dan dapat mengerti dengan hati mereka,lalu berbalik kepada-Ku dan disembuhkan.’ Yesaya 6:9-10Bagikan

16Akan tetapi, diberkatilah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.Bagikan

17Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu bahwa banyak nabi dan orang-orang benar yang ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.”Bagikan

18“Oleh karena itu, dengarkanlah arti perumpamaan tentang penabur.Bagikan

19Ketika orang mendengar firman Kerajaan dan tidak memahaminya, si jahat datang dan merampas apa yang telah tertabur dalam hati orang itu. Inilah orang yang benihnya tertabur di pinggir jalan.Bagikan

20Adapun yang tertabur di tempat-tempat yang berbatu, inilah orang yang mendengarkan firman dan langsung menerimanya dengan sukacita,Bagikan

21tetapi ia tidak mempunyai akar dalam dirinya dan bertahan sebentar saja. Dan, ketika penindasan atau penganiayaan terjadi karena firman itu, ia langsung terjatuh.Bagikan

22Benih yang jatuh di tengah semak-semak duri adalah orang yang mendengar firman itu, kemudian kekhawatiran dunia dan tipu daya kekayaan mendesak firman itu sehingga tidak berbuah.Bagikan

23Namun, orang yang benihnya tertabur di tanah yang baik, ialah orang yang mendengarkan firman itu dan memahaminya. Dialah yang benar-benar berbuah dan menghasilkan, ada yang 100 kali lipat, beberapa 60, dan beberapa 30.”Bagikan

24Yesus menyampaikan perumpamaan yang lainnya kepada mereka, kata-Nya, “Kerajaan Surga itu dapat diumpamakan seperti orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.Bagikan

25Akan tetapi, sementara orang-orang tidur, musuhnya datang dan menaburkan benih lalang di antara benih gandum, dan pergi.Bagikan

26Ketika tanaman bertunas dan berbulir, kemudian lalang itu terlihat juga.Bagikan

27Maka, hamba-hamba dari pemilik ladang itu datang dan bertanya kepadanya, ‘Tuan, bukankah engkau menabur benih yang baik di ladangmu? Lalu, dari manakah datangnya lalang itu?’Bagikan

28Ia berkata kepada mereka, ‘Seorang musuh telah melakukannya.’ Lalu, hamba-hamba itu berkata kepadanya, ‘Apakah engkau mau kami pergi dan mengumpulkannya?’Bagikan

29Akan tetapi, tuan itu berkata, ‘Jangan! Sebab, ketika kamu mengumpulkan lalang-lalang itu, jangan-jangan kamu juga mencabut gandum itu bersamanya.Bagikan

30Biarlah keduanya tumbuh bersama sampai musim panen. Dan, pada waktu panen, aku akan berkata kepada para penabur, “Pertama-tama, kumpulkanlah lalang-lalang itu dan ikatlah dalam berkas-berkas untuk dibakar. Namun, kumpulkanlah gandumnya ke dalam lumbungku.”’”Bagikan

31Kemudian Yesus menceritakan perumpamaan yang lain kepada mereka, kata-Nya, “Kerajaan Surga itu seperti biji sesawi yang diambil orang dan ditaburkan di ladangnya.Bagikan

32Biji itu adalah yang terkecil dari semua jenis benih, tetapi ketika tumbuh, ia lebih besar dari semua jenis sayuran, bahkan menjadi pohon sehingga burung-burung di langit datang dan bersarang di cabang-cabangnya.”Bagikan

33Kemudian, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan yang lain kepada mereka, “Kerajaan Surga itu seperti ragi, yang oleh seorang perempuan diambil dan dimasukkan ke dalam adonan tepung terigu sebanyak tiga sukat sampai seluruh adonan itu tercampur ragi.”Bagikan

34Semua hal ini Yesus katakan kepada orang banyak dalam perumpamaan-perumpamaan, dan Dia tidak berbicara kepada mereka tanpa perumpamaan.Bagikan

35Dengan demikian, tergenapilah apa yang disampaikan melalui nabi,“Aku akan membuka mulutku dalam perumpamaan-perumpamaan,Aku akan mengucapkan hal-hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan.” Mazmur 78:2Bagikan

36Kemudian, Yesus meninggalkan orang banyak itu lalu masuk ke rumah. Dan, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata, “Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang-lalang di ladang.”Bagikan

37Dan, jawab-Nya, “Orang yang menaburkan benih yang baik adalah Anak Manusia,Bagikan

38dan ladang itu adalah dunia ini. Benih yang baik adalah anak-anak Kerajaan, dan lalang adalah anak-anak si jahat,Bagikan

39dan musuh yang menaburnya adalah Iblis, dan musim panen adalah akhir zaman, dan para penuai itu adalah para malaikat.Bagikan

40Jadi, sama seperti lalang yang dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikianlah yang akan terjadi pada akhir zaman.Bagikan

41Anak Manusia akan mengutus para malaikat-Nya, dan mereka akan mengumpulkan semua batu sandungan serta orang-orang yang melakukan kejahatan dari kerajaan-Nya,Bagikan

42dan akan melemparkannya ke dalam tungku api. Di tempat itu akan ada tangisan dan kertak gigi.Bagikan

43Kemudian, orang-orang benar akan bersinar seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa yang bertelinga, biarlah ia mendengar.”Bagikan

44“Kerajaan Surga adalah seperti harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu disembunyikannya lagi. Dan, karena sukacitanya, ia pergi, menjual semua yang dipunyainya, dan membeli ladang itu.Bagikan

45Sekali lagi, Kerajaan Surga adalah seperti seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.Bagikan

46Ketika ia menemukan sebuah mutiara yang bernilai tinggi, ia pergi dan menjual semua yang dipunyainya, lalu membeli mutiara itu.”Bagikan

47“Demikian juga, Kerajaan Surga adalah seperti jala yang ditebarkan ke dalam laut, dan mengumpulkan berbagai jenis ikan.Bagikan

48Ketika jala itu penuh, mereka menyeretnya ke pantai dan duduk, lalu mengumpulkan ikan-ikan yang baik ke dalam keranjang-keranjang besar, tetapi membuang yang tidak baik.Bagikan

49Jadi, itulah yang akan terjadi pada akhir zaman. Para malaikat akan keluar dan memisahkan yang jahat dari orang-orang benar,Bagikan

50dan melemparkan orang-orang jahat itu ke dalam tungku api. Di tempat itu akan ada ratapan dan kertak gigi.Bagikan

51Sudahkah kamu mengerti akan semua ini?” Mereka berkata kepada-Nya, “Ya.”Bagikan

52Dan, Yesus berkata kepada mereka, “Karena itu, setiap ahli Taurat yang telah menjadi murid Kerajaan Surga, ia seperti tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari kekayaannya.”Bagikan

53Ketika Yesus telah menyelesaikan perumpamaan-perumpamaan itu, Dia pergi dari sana.Bagikan

54Dan, ketika Dia tiba di kota asal-Nya, Dia mengajar di sinagoge-sinagoge mereka sehingga mereka takjub dan berkata, “Dari mana Orang ini mendapat kebijaksanaan dan mukjizat-mukjizat ini?Bagikan

55Bukankah Dia ini anak seorang tukang kayu? Bukankah ibu-Nya disebut Maria, dan saudara-saudara-Nya adalah Yakobus, Yusuf, Simon, dan Yudas?Bagikan

56Bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada di antara kita? Lalu, dari mana Orang ini mendapatkan semua hal ini?”Bagikan

57Dan, mereka menolak Dia. Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi tidak pernah tidak dihormati, kecuali di tempat asalnya dan di rumahnya sendiri.”Bagikan

58Dan, Dia tidak melakukan banyak mukjizat di sana karena ketidakpercayaan mereka.Bagikan