GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

MARKUS 7

37 ayat, 692 kata · Alkitab Yang Terbuka

Hukum Allah dan Tradisi Manusia

Iman Seorang Wanita Siro-Fenisia

Orang yang Tuli Disembuhkan

1Ketika orang-orang Farisi dengan beberapa ahli Taurat, yang datang dari Yerusalem, berkumpul menemui Yesus,Bagikan

2mereka melihat beberapa murid Yesus makan roti dengan tangan najis, karena tidak membasuh tangannya .Bagikan

3Orang-orang Farisi dan semua orang Yahudi tidak akan makan, kecuali mereka membasuh tangannya sesuai dengan tradisi nenek moyang yang mereka pegang.Bagikan

4Dan, jika mereka kembali dari tempat umum, mereka tidak akan makan sebelum membasuh tangannya. Dan, ada banyak tradisi lain yang mereka pegang, seperti pembasuhan cawan-cawan, kendi-kendi, dan bejana-bejana tembaga.Bagikan

5Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut tradisi nenek moyang, tetapi makan roti dengan tangan yang najis?”Bagikan

6Yesus berkata kepada mereka, “Yesaya telah bernubuat dengan benar tentang kamu, hai orang-orang munafik, ada tertulis:‘Bangsa ini menghormati Aku dengan bibir mereka,tetapi hati mereka jauh dari Aku.Bagikan

7Sia-sia mereka menyembah Akukarena mengajarkan perintah-perintah manusia sebagai ajaran.’ Yesaya 29:13Bagikan

8Kamu mengabaikan perintah Allah, tetapi berpegang kuat pada tradisi manusia.”Bagikan

9Lalu, Yesus juga berkata kepada mereka, “Dengan cerdik kamu menolak perintah Allah untuk dapat mempertahankan tradisimu sendiri.Bagikan

10Musa berkata, ‘Hormatilah ayahmu dan ibumu’ , dan, ‘Siapa yang mengutuk ayahnya atau ibunya harus dihukum mati.’Bagikan

11Namun, kamu berkata jika orang berkata kepada ayahnya atau ibunya, ‘Yang harus aku berikan kepada engkau, telah aku berikan sebagai persembahan kepada Allah,’Bagikan

12orang itu tidak lagi mempunyai kewajiban terhadap ayah atau ibunya,Bagikan

13dengan begitu kamu membatalkan firman Allah dan menggantinya dengan tradisi yang sudah turun-temurun. Dan, kamu melakukan banyak sekali hal seperti itu.”Bagikan

14Sekali lagi, Yesus memanggil orang-orang dan berkata kepada mereka, “Dengarlah Aku, hai kamu semua, dan pahamilah.Bagikan

15Tidak ada apa pun dari luar manusia yang jika masuk ke dalam dirinya dapat menajiskannya , tetapi hal-hal yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.”Bagikan

16“Jika seseorang mempunyai telinga untuk mendengar, biarlah dia mendengar! ”Bagikan

17Lalu, ketika Yesus masuk ke rumah dan meninggalkan orang-orang itu, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan itu.Bagikan

18Dan, Dia berkata kepada mereka, “Apakah kamu juga tidak mengerti? Tidakkah kamu tahu bahwa apa yang dari luar dan masuk ke dalam manusia tidak akan menajiskannya?Bagikan

19Sebab, yang masuk itu tidak masuk ke dalam hatinya, tetapi ke perutnya, dan kemudian keluar ke dalam jamban.” (Dengan demikian, Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.)Bagikan

20Lalu, Dia berkata, “Apa yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.Bagikan

21Sebab, dari dalam, dari hati manusia, muncul pikiran-pikiran jahat, dosa-dosa seksual, pencurian, pembunuhan,Bagikan

22perzinaan, keserakahan, kejahatan, tipu daya, hawa nafsu, iri hati, fitnah, kesombongan, dan kebodohan .Bagikan

23Semua yang jahat itu datang dari dalam, dan itulah yang menajiskan manusia.”Bagikan

24Dari tempat itu, Yesus bangun dan pergi ke wilayah Tirus dan Sidon. Dia masuk ke sebuah rumah dan tidak ingin ada orang yang tahu, tetapi Dia tidak bisa luput dari perhatian.Bagikan

25Segera seorang wanita yang mendengar tentang Yesus, yang anak perempuannya kerasukan roh najis, datang dan sujud di kaki Yesus.Bagikan

26Wanita itu adalah orang Yunani, lahir di Siro-Fenisia. Dia memohon kepada Yesus untuk mengusir keluar setan itu dari anaknya.Bagikan

27Yesus berkata kepada wanita itu, “Biarkanlah anak-anak makan sampai kenyang terlebih dahulu. Sebab, tidak adil kalau mengambil roti kepunyaan anak-anak dan melemparkannya kepada anjing-anjing .”Bagikan

28Akan tetapi, wanita itu menjawab Yesus, “Benar, Tuhan. Namun, anjing-anjing yang ada di bawah meja hanya makan remah-remah dari anak-anak itu.”Bagikan

29Lalu, Yesus berkata kepada wanita itu, “Dari apa yang kamu katakan ini, kamu boleh pergi, karena Setan itu sudah keluar dari anakmu.”Bagikan

30Kemudian, wanita itu kembali ke rumah dan menemukan anaknya sedang berbaring di tempat tidur, dan setannya sudah pergi.Bagikan

31Kemudian, Yesus kembali dari wilayah Tirus dan pergi melewati Sidon menuju ke Danau Galilea, di wilayah Dekapolis.Bagikan

32Lalu, mereka membawa kepada Yesus seorang yang tuli dan sulit berbicara. Mereka memohon kepada Yesus untuk meletakkan tangan-Nya atas dia.Bagikan

33Yesus membawa orang itu ke samping menjauhi kumpulan orang banyak dan memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, lalu Dia meludah, dan menjamah lidahnya.Bagikan

34Yesus menengadah ke langit, Dia menarik napas panjang dan berkata, “Efata!”, artinya “Terbukalah!”Bagikan

35Segera telinga orang itu terbuka, ikatan di lidahnya terlepas, dan dia berbicara dengan jelas.Bagikan

36Yesus melarang mereka memberi tahu siapa pun. Akan tetapi, semakin Dia melarang mereka, semakin bersemangat mereka memberitakannya.Bagikan

37Mereka benar-benar takjub dan berkata, “Dia telah melakukan segala sesuatu dengan baik. Dia bahkan membuat orang tuli mendengar dan orang bisu berbicara.”Bagikan