GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

LUKAS 6

49 ayat, 1056 kata · Alkitab Yang Terbuka

Tuhan atas Hari Sabat

Yesus Menyembuhkan pada Hari Sabat

Pemilihan Kedua Belas Rasul

Pengajaran Yesus

Kasihilah Musuhmu

Jangan Menghakimi Orang Lain

Pohon yang Baik Menghasilkan Buah yang Baik

Dua Macam Fondasi

1Suatu ketika, pada hari Sabat, Yesus berjalan melalui sebuah ladang gandum. Pada waktu itu, murid-murid-Nya memetik beberapa biji gandum, menggosok-gosoknya dengan tangan mereka, lalu memakannya.Bagikan

2Beberapa orang Farisi bertanya, “Mengapa kamu melakukan hal yang tidak boleh dilakukan pada hari Sabat?”Bagikan

3Yesus menjawab mereka dengan berkata, “Tidakkah kamu pernah membaca apa yang dilakukan Daud ketika ia dan orang-orang yang bersamanya merasa lapar,Bagikan

4tentang bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah, mengambil roti persembahan , memakan roti itu, serta memberikannya kepada orang-orang yang bersamanya, yang tidak boleh memakannya, kecuali para imam saja?”Bagikan

5Lalu, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi itu, “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”Bagikan

6Pada hari Sabat yang berikutnya, Yesus pergi ke sinagoge dan mengajar. Di tempat itu ada seorang yang tangan kanannya lumpuh.Bagikan

7Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamati Yesus untuk melihat apakah Dia akan menyembuhkan pada hari Sabat, supaya mereka mempunyai alasan untuk menuduh Dia.Bagikan

8Akan tetapi, Yesus tahu apa yang mereka pikirkan. Ia berkata kepada orang yang tangannya lumpuh itu, “Bangun dan berdirilah di tengah.” Lalu, orang itu bangkit dan berdiri di sana.Bagikan

9Yesus berkata kepada mereka, “Aku bertanya kepada kalian, manakah yang diperbolehkan untuk dilakukan pada hari Sabat: berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan nyawa atau membinasakannya?”Bagikan

10Setelah memandang sekeliling, kepada mereka semua, Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh itu, “Ulurkanlah tanganmu.” Kemudian, orang itu mengulurkan tangannya dan tangannya menjadi sembuh.Bagikan

11Akan tetapi, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menjadi sangat marah dan berunding tentang apa yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.Bagikan

12Pada hari-hari itu, Yesus naik ke bukit untuk berdoa, dan di sana Dia berdoa kepada Allah sepanjang malam.Bagikan

13Keesokan paginya, Dia memanggil murid-murid-Nya dan memilih dua belas orang dari antara mereka, yaitu orang-orang yang disebut-Nya rasul:Bagikan

14Simon yang juga dinamainya “Petrus”,Andreas saudara Petrus,Yakobus,Yohanes,Filipus,Bartolomeus,Bagikan

15Matius,Tomas,Yakobus anak Alfeus,Simon yang disebut orang Zelot,Bagikan

16Yudas anak Yakobus, danYudas Iskariot yang menjadi pengkhianat.Bagikan

17Setelah Yesus dan para rasul turun, Dia berdiri di suatu tempat yang datar. Lalu, datanglah kepada-Nya serombongan besar para murid-Nya dan orang banyak yang datang dari seluruh wilayah Yudea, Yerusalem, serta dari daerah pantai kota Tirus dan Sidon.Bagikan

18Mereka semua datang untuk mendengar Yesus dan untuk mendapat kesembuhan dari segala penyakit mereka. Dan, orang-orang yang dirasuki roh-roh jahat juga disembuhkan.Bagikan

19Semua orang berusaha untuk menyentuh Yesus sebab ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan mereka semua.Bagikan

20Yesus memandang kepada murid-murid-Nya itu dan berkata,“Diberkatilah kamu yang miskinsebab milikmulah Kerajaan Allah.Bagikan

21Diberkatilah kamu yang sekarang ini laparsebab kamu akan dikenyangkan.Diberkatilah kamu yang sekarang ini menangissebab kamu akan tertawa.Bagikan

22Diberkatilah kamu saat orang membencimu, mengucilkanmu, menghinamu,serta mencemarkan nama baikmu karena Anak Manusia.Bagikan

23Bersukacitalah pada hari kamu mengalaminya, dan melompatlah kegirangan karena upahmu besar di surga;sebab seperti itulah nenek moyang mereka memperlakukan para nabi.Bagikan

24Akan tetapi, celakalah hai kamu yang kayasebab kamu telah mendapatkan kenyamanan hidup.Bagikan

25Celakalah kamu yang sekarang ini kenyangsebab kamu akan kelaparan.Celakalah kamu yang sekarang ini tertawasebab kamu akan meratap dan menangis.Bagikan

26Celakalah kamu jika semua orang mengatakan hal-hal yang baik tentang dirimusebab seperti itulah nenek moyang mereka ketika berbicara tentang nabi-nabi palsu.”Bagikan

27“Akan tetapi, Aku berkata kepada kamu yang mendengarkan Aku.Kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada orang yang membencimu.Bagikan

28Berkatilah orang yang mengutuki kamu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.Bagikan

29Bagi orang yang menampar pipimu, tawarkan juga pipimu yang lain.Dan, kepada siapa pun yang merampas jubahmu, jangan melarangnya untuk merampas bajumu juga.Bagikan

30Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu,dan jika seseorang mengambil milikmu, janganlah memintanya kembali.Bagikan

31Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan oleh mereka.Bagikan

32Jika kamu hanya mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah pujian yang diberikan kepadamu?Sebab, orang berdosa pun mengasihi orang-orang yang mengasihi mereka.Bagikan

33Jika kamu hanya berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu,pantaskah kamu mendapat pujian? Sebab, orang berdosa pun melakukan hal yang sama.Bagikan

34Jika kamu meminjamkan barang kepada orang lain dengan mengharapkan imbalan,apakah pujian yang diberikan kepadamu? Sebab, orang berdosa pun meminjamkan kepada orang berdosa lainnya supaya mereka dapat menerimanya kembali dengan jumlah yang sama.Bagikan

35Akan tetapi, kasihilah musuhmu dan berbuatlah yang baik, berilah pinjaman kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan.Dengan begitu, kamu akan mendapat upah yang besar dan kamu akan menjadi anak-anak Yang Mahatinggi,sebab Allah itu baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan yang jahat.Bagikan

36Karena itu, hendaklah kamu berbelas kasihan, sama seperti Bapamu yang juga penuh dengan belas kasihan.”Bagikan

37“Jangan menghakimi supaya kamu tidak dihakimi. Jangan menghukum supaya kamu tidak dihukum. Ampunilah dan kamu akan diampuni.Bagikan

38Berilah dan akan diberikan kepadamu: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncangkan dan berlimpah, dan yang akan dituangkan ke pangkuanmu. Karena dengan ukuran yang sama yang kamu gunakan untuk mengukur, hal itu akan diukurkan kembali kepadamu.”Bagikan

39Yesus menceritakan kepada mereka perumpamaan ini, “Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Tidakkah mereka berdua akan jatuh ke dalam lubang?Bagikan

40Seorang murid tidak lebih daripada gurunya. Akan tetapi, setiap orang yang sudah terlatih akan menjadi seperti guru mereka.Bagikan

41Mengapa kamu melihat serbuk kayu di mata saudaramu, tetapi kamu tidak mengetahui balok kayu di matamu sendiri?Bagikan

42Bagaimana kamu dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Saudara, biar kukeluarkan serbuk kayu itu dari matamu’, sedangkan kamu sendiri tidak melihat balok kayu di matamu? Hai orang munafik! Keluarkan dahulu balok kayu itu dari matamu sendiri. Sesudah itu, kamu dapat melihat dengan jelas untuk mengeluarkan serbuk kayu dari mata saudaramu.”Bagikan

43“Pohon yang baik tidak akan menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang buruk tidak akan menghasilkan buah yang baik.Bagikan

44Setiap pohon dikenal dari jenis buah yang dihasilkan. Orang tidak mengumpulkan buah ara dari semak berduri, atau memetik anggur dari semak belukar.Bagikan

45Orang yang baik mengeluarkan hal-hal baik dari hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari hatinya yang jahat. Apa yang keluar dari mulut seseorang berasal dari apa yang memenuhi hatinya.”Bagikan

46“Mengapa kamu memanggil Aku, ‘Tuhan, Tuhan,’ tetapi tidak melakukan apa yang Aku ajarkan?Bagikan

47Aku akan menunjukkan kepadamu, seperti apakah orang yang datang kepada-Ku, mendengar ajaran-Ku dan melakukannya.Bagikan

48Ia seperti orang yang membangun sebuah rumah, yang menggali dalam-dalam, lalu meletakkan fondasi di atas batu. Ketika banjir datang, air menghantam rumah itu, tetapi tidak dapat menggoyahkannya sebab rumah itu dibangun dengan sangat kukuh.Bagikan

49Namun, orang yang mendengar ajaran-Ku tetapi tidak mematuhinya, ia seperti orang yang membangun rumah di atas tanah tanpa fondasi. Ketika banjir datang, rumah itu roboh dan mengalami kerusakan yang besar.”Bagikan