Tuhan atas Hari Sabat
Yesus Menyembuhkan pada Hari Sabat
Pemilihan Kedua Belas Rasul
Pengajaran Yesus
Kasihilah Musuhmu
Jangan Menghakimi Orang Lain
Pohon yang Baik Menghasilkan Buah yang Baik
Dua Macam Fondasi
1Suatu ketika, pada hari Sabat, Yesus berjalan melalui sebuah ladang gandum. Pada waktu itu, murid-murid-Nya memetik beberapa biji gandum, menggosok-gosoknya dengan tangan mereka, lalu memakannya.Bagikan
2Beberapa orang Farisi bertanya, “Mengapa kamu melakukan hal yang tidak boleh dilakukan pada hari Sabat?”Bagikan
3Yesus menjawab mereka dengan berkata, “Tidakkah kamu pernah membaca apa yang dilakukan Daud ketika ia dan orang-orang yang bersamanya merasa lapar,Bagikan
4tentang bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah, mengambil roti persembahan , memakan roti itu, serta memberikannya kepada orang-orang yang bersamanya, yang tidak boleh memakannya, kecuali para imam saja?”Bagikan
5Lalu, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi itu, “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”Bagikan
6Pada hari Sabat yang berikutnya, Yesus pergi ke sinagoge dan mengajar. Di tempat itu ada seorang yang tangan kanannya lumpuh.Bagikan
7Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamati Yesus untuk melihat apakah Dia akan menyembuhkan pada hari Sabat, supaya mereka mempunyai alasan untuk menuduh Dia.Bagikan
8Akan tetapi, Yesus tahu apa yang mereka pikirkan. Ia berkata kepada orang yang tangannya lumpuh itu, “Bangun dan berdirilah di tengah.” Lalu, orang itu bangkit dan berdiri di sana.Bagikan
9Yesus berkata kepada mereka, “Aku bertanya kepada kalian, manakah yang diperbolehkan untuk dilakukan pada hari Sabat: berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan nyawa atau membinasakannya?”Bagikan
10Setelah memandang sekeliling, kepada mereka semua, Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh itu, “Ulurkanlah tanganmu.” Kemudian, orang itu mengulurkan tangannya dan tangannya menjadi sembuh.Bagikan
11Akan tetapi, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menjadi sangat marah dan berunding tentang apa yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.Bagikan
12Pada hari-hari itu, Yesus naik ke bukit untuk berdoa, dan di sana Dia berdoa kepada Allah sepanjang malam.Bagikan
13Keesokan paginya, Dia memanggil murid-murid-Nya dan memilih dua belas orang dari antara mereka, yaitu orang-orang yang disebut-Nya rasul:Bagikan
14Simon yang juga dinamainya “Petrus”,Andreas saudara Petrus,Yakobus,Yohanes,Filipus,Bartolomeus,Bagikan
15Matius,Tomas,Yakobus anak Alfeus,Simon yang disebut orang Zelot,Bagikan
16Yudas anak Yakobus, danYudas Iskariot yang menjadi pengkhianat.Bagikan
17Setelah Yesus dan para rasul turun, Dia berdiri di suatu tempat yang datar. Lalu, datanglah kepada-Nya serombongan besar para murid-Nya dan orang banyak yang datang dari seluruh wilayah Yudea, Yerusalem, serta dari daerah pantai kota Tirus dan Sidon.Bagikan
18Mereka semua datang untuk mendengar Yesus dan untuk mendapat kesembuhan dari segala penyakit mereka. Dan, orang-orang yang dirasuki roh-roh jahat juga disembuhkan.Bagikan
19Semua orang berusaha untuk menyentuh Yesus sebab ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan mereka semua.Bagikan
20Yesus memandang kepada murid-murid-Nya itu dan berkata,“Diberkatilah kamu yang miskinsebab milikmulah Kerajaan Allah.Bagikan
21Diberkatilah kamu yang sekarang ini laparsebab kamu akan dikenyangkan.Diberkatilah kamu yang sekarang ini menangissebab kamu akan tertawa.Bagikan
22Diberkatilah kamu saat orang membencimu, mengucilkanmu, menghinamu,serta mencemarkan nama baikmu karena Anak Manusia.Bagikan
23Bersukacitalah pada hari kamu mengalaminya, dan melompatlah kegirangan karena upahmu besar di surga;sebab seperti itulah nenek moyang mereka memperlakukan para nabi.Bagikan
24Akan tetapi, celakalah hai kamu yang kayasebab kamu telah mendapatkan kenyamanan hidup.Bagikan
25Celakalah kamu yang sekarang ini kenyangsebab kamu akan kelaparan.Celakalah kamu yang sekarang ini tertawasebab kamu akan meratap dan menangis.Bagikan
26Celakalah kamu jika semua orang mengatakan hal-hal yang baik tentang dirimusebab seperti itulah nenek moyang mereka ketika berbicara tentang nabi-nabi palsu.”Bagikan
27“Akan tetapi, Aku berkata kepada kamu yang mendengarkan Aku.Kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada orang yang membencimu.Bagikan
28Berkatilah orang yang mengutuki kamu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.Bagikan
29Bagi orang yang menampar pipimu, tawarkan juga pipimu yang lain.Dan, kepada siapa pun yang merampas jubahmu, jangan melarangnya untuk merampas bajumu juga.Bagikan
30Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu,dan jika seseorang mengambil milikmu, janganlah memintanya kembali.Bagikan
31Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan oleh mereka.Bagikan
32Jika kamu hanya mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah pujian yang diberikan kepadamu?Sebab, orang berdosa pun mengasihi orang-orang yang mengasihi mereka.Bagikan
33Jika kamu hanya berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu,pantaskah kamu mendapat pujian? Sebab, orang berdosa pun melakukan hal yang sama.Bagikan
34Jika kamu meminjamkan barang kepada orang lain dengan mengharapkan imbalan,apakah pujian yang diberikan kepadamu? Sebab, orang berdosa pun meminjamkan kepada orang berdosa lainnya supaya mereka dapat menerimanya kembali dengan jumlah yang sama.Bagikan
35Akan tetapi, kasihilah musuhmu dan berbuatlah yang baik, berilah pinjaman kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan.Dengan begitu, kamu akan mendapat upah yang besar dan kamu akan menjadi anak-anak Yang Mahatinggi,sebab Allah itu baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan yang jahat.Bagikan
36Karena itu, hendaklah kamu berbelas kasihan, sama seperti Bapamu yang juga penuh dengan belas kasihan.”Bagikan
37“Jangan menghakimi supaya kamu tidak dihakimi. Jangan menghukum supaya kamu tidak dihukum. Ampunilah dan kamu akan diampuni.Bagikan
38Berilah dan akan diberikan kepadamu: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncangkan dan berlimpah, dan yang akan dituangkan ke pangkuanmu. Karena dengan ukuran yang sama yang kamu gunakan untuk mengukur, hal itu akan diukurkan kembali kepadamu.”Bagikan
39Yesus menceritakan kepada mereka perumpamaan ini, “Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Tidakkah mereka berdua akan jatuh ke dalam lubang?Bagikan
40Seorang murid tidak lebih daripada gurunya. Akan tetapi, setiap orang yang sudah terlatih akan menjadi seperti guru mereka.Bagikan
41Mengapa kamu melihat serbuk kayu di mata saudaramu, tetapi kamu tidak mengetahui balok kayu di matamu sendiri?Bagikan
42Bagaimana kamu dapat mengatakan kepada saudaramu, ‘Saudara, biar kukeluarkan serbuk kayu itu dari matamu’, sedangkan kamu sendiri tidak melihat balok kayu di matamu? Hai orang munafik! Keluarkan dahulu balok kayu itu dari matamu sendiri. Sesudah itu, kamu dapat melihat dengan jelas untuk mengeluarkan serbuk kayu dari mata saudaramu.”Bagikan
43“Pohon yang baik tidak akan menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang buruk tidak akan menghasilkan buah yang baik.Bagikan
44Setiap pohon dikenal dari jenis buah yang dihasilkan. Orang tidak mengumpulkan buah ara dari semak berduri, atau memetik anggur dari semak belukar.Bagikan
45Orang yang baik mengeluarkan hal-hal baik dari hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari hatinya yang jahat. Apa yang keluar dari mulut seseorang berasal dari apa yang memenuhi hatinya.”Bagikan
46“Mengapa kamu memanggil Aku, ‘Tuhan, Tuhan,’ tetapi tidak melakukan apa yang Aku ajarkan?Bagikan
47Aku akan menunjukkan kepadamu, seperti apakah orang yang datang kepada-Ku, mendengar ajaran-Ku dan melakukannya.Bagikan
48Ia seperti orang yang membangun sebuah rumah, yang menggali dalam-dalam, lalu meletakkan fondasi di atas batu. Ketika banjir datang, air menghantam rumah itu, tetapi tidak dapat menggoyahkannya sebab rumah itu dibangun dengan sangat kukuh.Bagikan
49Namun, orang yang mendengar ajaran-Ku tetapi tidak mematuhinya, ia seperti orang yang membangun rumah di atas tanah tanpa fondasi. Ketika banjir datang, rumah itu roboh dan mengalami kerusakan yang besar.”Bagikan