Rencana untuk Membunuh Yesus
Pengkhianatan Yudas
Hidangan Paskah
Perjamuan Paskah
Pemberitahuan tentang Orang yang Menyerahkan Yesus
Jadilah Orang yang Melayani
Petrus akan Menyangkali Yesus
Bersiap-Siaplah Menghadapi Kesulitan
Yesus Berdoa di Taman Getsemani
Penangkapan Yesus
Petrus Menyangkali Yesus
Penjaga Menganiaya Yesus
Yesus di Hadapan Pemimpin Yahudi
1Hari raya Roti Tidak Beragi yang disebut hari Pesakh sudah dekat.Bagikan
2Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari cara untuk membunuh Yesus, karena mereka takut terhadap orang banyak.Bagikan
3Kemudian, Setan masuk ke dalam Yudas, yang disebut Iskariot, salah satu dari dua belas murid.Bagikan
4Yudas pun pergi untuk berunding dengan imam-imam kepala dan pengawal Bait Allah tentang bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka.Bagikan
5Mereka sangat senang dan sepakat untuk memberinya uang.Bagikan
6Yudas setuju dan mulai mencari kesempatan untuk menyerahkan Yesus kepada mereka saat tidak ada orang banyak.Bagikan
7Kemudian, hari raya Roti Tidak Beragi tiba dan itulah saat untuk mempersembahkan anak domba Paskah.Bagikan
8Pada waktu itu, Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya, “Pergi dan persiapkanlah makanan Paskah untuk kita makan.”Bagikan
9Kata mereka kepada Yesus, “Di manakah Engkau ingin kami mempersiapkannya?”Bagikan
10Jawab Yesus kepada mereka, “Ketika kamu sudah masuk ke kota, kamu akan bertemu dengan seorang laki-laki yang membawa kendi; ikutilah ia ke rumah yang akan dimasukinya,Bagikan
11dan katakanlah kepada pemilik rumah itu, ‘Guru bertanya kepadamu: Di manakah ruang tamu tempat Aku dapat makan Paskah bersama murid-murid-Ku?’Bagikan
12Ia akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan besar di lantai atas, yang perabotannya sudah siap. Persiapkanlah makanan untuk kita di sana.”Bagikan
13Lalu, Petrus bersama Yohanes pergi dan mendapati semuanya terjadi seperti yang dikatakan Yesus, dan mereka pun mempersiapkan makanan Paskah.Bagikan
14Ketika sudah tiba waktunya, Yesus dan para rasul duduk makan di sekeliling meja.Bagikan
15Kemudian, Yesus berkata kepada mereka, “Aku ingin sekali makan hidangan Paskah ini bersama kamu sebelum Aku menderita.Bagikan
16Sebab, Aku berkata kepadamu, Aku tidak akan memakannya lagi sampai hal ini digenapi dalam Kerajaan Allah.”Bagikan
17Lalu, Yesus mengambil cawan berisi anggur dan mengucap syukur, kemudian berkata, “Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.Bagikan
18Sebab, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang Aku tidak akan minum anggur sampai Kerajaan Allah datang.”Bagikan
19Kemudian, Yesus mengambil roti dan mengucap syukur, Dia memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada mereka sambil berkata, “Roti ini adalah tubuh-Ku yang diberikan kepadamu; lakukanlah ini sebagai peringatan akan Aku.”Bagikan
20Demikian juga, setelah makan, Yesus mengambil cawan anggur dan berkata, “Cawan yang dituangkan bagimu ini adalah perjanjian baru dalam darah-Ku .Bagikan
21Akan tetapi, lihatlah, tangan orang yang akan menyerahkan Aku ada bersama dengan Aku di meja ini.Bagikan
22Sebab, Anak Manusia akan pergi dengan cara seperti yang sudah ditetapkan, tetapi celakalah orang yang menyerahkan Dia!”Bagikan
23Murid-murid-Nya bertanya satu sama lain tentang siapa di antara mereka yang akan melakukannya.Bagikan
24Pertengkaran juga terjadi di antara para rasul tentang siapakah di antara mereka yang dianggap paling besar.Bagikan
25Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Raja-raja bangsa yang tidak mengenal Tuhan berkuasa atas rakyatnya, dan orang-orang yang berkuasa atas raja-raja itu disebut ‘Pelindung Rakyat’.Bagikan
26Janganlah kamu seperti itu. Sebaliknya, yang paling besar di antara kamu harus bertindak seperti yang paling muda , dan pemimpin harus menjadi seperti pelayan.Bagikan
27Siapa yang lebih besar, orang yang duduk makan atau yang melayani? Bukankah orang yang duduk makan? Namun, Aku ada di tengah-tengahmu sebagai orang yang melayani.Bagikan
28Kamu adalah orang-orang yang tetap bersama-Ku dalam pencobaan-pencobaan-Ku.Bagikan
29Karena itu, Aku memberikan kepadamu sebuah kerajaan, seperti yang diberikan Bapa-Ku kepada-Ku,Bagikan
30supaya kamu dapat makan dan minum semeja dengan-Ku dalam Kerajaan-Ku. Dan, kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi dua belas suku Israel.”Bagikan
31“Simon, Simon, dengarkan Aku. Setan menuntut untuk menampi kamu seperti gandum,Bagikan
32tetapi Aku sudah berdoa untukmu supaya imanmu jangan gugur. Dan, setelah kamu bertobat, kuatkanlah saudara-saudaramu.”Bagikan
33Namun, Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, aku siap dipenjara bahkan mati bersama-Mu!”Bagikan
34Jawab Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam jantan tidak akan berkokok sebelum tiga kali kamu menyangkal bahwa kamu mengenal Aku.”Bagikan
35Kemudian, Yesus bertanya kepada para murid, “Ketika Aku mengutus kamu tanpa kantong uang, tas, atau sandal, apakah kamu kekurangan sesuatu?” Jawab mereka, “Tidak.”Bagikan
36Kata-Nya kepada mereka, “Namun, sekarang, siapa pun yang mempunyai kantong uang atau tas, bawalah. Dan, siapa yang tidak mempunyai pedang, biarlah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.Bagikan
37Sebab, Aku berkata kepadamu, apa yang tertulis dalam Kitab Suci ini harus digenapi dalam Aku,‘Ia akan terhitung bersama orang-orang berdosa.’ Yesaya 53:12Sebab, yang tertulis tentang Aku sedang terjadi sekarang.”Bagikan
38Lalu, mereka berkata, “Lihatlah Tuhan, di sini ada dua pedang.” Dan, Yesus berkata kepada mereka, “Itu cukup.”Bagikan
39Kemudian, Yesus keluar dan pergi ke Bukit Zaitun seperti yang biasa dilakukan-Nya; dan murid-murid-Nya juga pergi mengikuti Dia.Bagikan
40Ketika Yesus sampai di tempat itu, Dia berkata kepada mereka, “Berdoalah supaya kamu jangan masuk dalam pencobaan.”Bagikan
41Kemudian, Yesus menjauhkan diri dari mereka kira-kira sejauh sepelempar batu , lalu berlutut dan berdoa,Bagikan
42“Bapa, jika Engkau mau, ambillah cawan ini dari-Ku. Akan tetapi, janganlah keinginan-Ku yang terjadi, melainkan keinginan-Mu.”Bagikan
43Setelah itu, seorang malaikat dari surga menampakkan diri kepada-Nya dan menguatkan-Nya.Bagikan
44Dan, dalam penderitaan-Nya, Dia berdoa lebih sungguh-sungguh lagi; keringat-Nya menjadi seperti tetesan darah yang menetes ke tanah .Bagikan
45Ketika Yesus selesai berdoa, Dia pergi kepada murid-murid-Nya dan mendapati mereka sedang tidur karena bersedih.Bagikan
46Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidur? Bangun dan berdoalah supaya kamu jangan masuk dalam pencobaan.”Bagikan
47Ketika Yesus masih berbicara, serombongan orang datang; dan dia, yang disebut Yudas, salah satu dari dua belas murid itu, memimpin mereka. Lalu, Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya.Bagikan
48Akan tetapi, Yesus berkata kepadanya, “Yudas, apakah kamu menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?”Bagikan
49Ketika murid-murid yang berdiri di sekeliling-Nya melihat apa yang akan terjadi, mereka berkata, “Tuhan, haruskah kami menyerang dengan pedang?”Bagikan
50Kemudian, salah satu dari para murid itu menyerang pelayan Imam Agung hingga menebas telinga kanannya.Bagikan
51Akan tetapi Yesus berkata, “Sudah, cukup!” Lalu, Yesus menjamah telinga pelayan itu dan menyembuhkannya.Bagikan
52Kemudian, Yesus berkata kepada imam-imam kepala, kepala pengawal Bait Allah, dan tua-tua yang datang untuk menangkap-Nya, “Mengapa kamu semua datang dengan pedang dan pentungan seakan-akan hendak menangkap perampok?Bagikan
53Ketika Aku bersamamu di Bait Allah setiap hari, kamu tidak menangkap Aku. Namun, inilah saatnya bagimu dan bagi kuasa kegelapan.”Bagikan
54Setelah menangkap-Nya, orang-orang itu pun menggiring dan membawa Yesus ke rumah Imam Besar. Akan tetapi, Petrus mengikuti mereka dari jauh.Bagikan
55Setelah orang-orang itu menyalakan api di tengah-tengah halaman dan duduk bersama-sama, Petrus juga duduk di antara mereka.Bagikan
56Namun, seorang pelayan perempuan yang melihat Petrus duduk di dekat perapian itu mengamati wajah Petrus, lalu berkata, “Orang ini juga bersama dengan-Nya.”Bagikan
57Namun, Petrus menyangkal, katanya, “Hai perempuan, aku tidak mengenal Dia.”Bagikan
58Tidak lama kemudian, seorang yang lain melihatnya dan berkata, “Kamu juga termasuk salah satu dari mereka!” Namun Petrus berkata, “Tidak, aku bukan salah satu dari mereka!”Bagikan
59Kira-kira satu jam kemudian, seorang yang lain lagi berkata dengan yakin, “Pasti orang ini juga bersama dengan-Nya, sebab ia juga orang Galilea.”Bagikan
60Akan tetapi, Petrus berkata, “Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan!” Saat itu juga, selagi Petrus masih berbicara, ayam jantan pun berkokok.Bagikan
61Lalu, Yesus berpaling dan memandang Petrus. Petrus pun teringat akan perkataan Yesus, bahwa Dia berkata kepadanya, “Sebelum ayam jantan berkokok hari ini, kamu sudah menyangkali Aku sebanyak tiga kali.”Bagikan
62Kemudian, Petrus keluar dan menangis dengan amat sedih.Bagikan
63Orang-orang yang menahan Yesus mulai mengejek dan memukuli-Nya.Bagikan
64Mereka menutup mata-Nya dan berkata, “Bernubuatlah! Siapa yang memukul Engkau?”Bagikan
65Mereka juga mengatakan banyak hal lain yang menentang-Nya dengan menghina-Nya.Bagikan
66Keesokan harinya, tua-tua pemimpin Yahudi, imam-imam kepala, serta ahli-ahli Taurat berkumpul dan membawa Yesus ke Mahkamah Agama mereka.Bagikan
67Mereka berkata, “Jika Engkau adalah Mesias, katakanlah kepada kami.” Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Jika Aku memberitahumu, kamu tidak akan percaya kepada-Ku.Bagikan
68Dan, jika Aku bertanya kepadamu, kamu tidak akan menjawab.Bagikan
69Akan tetapi, mulai sekarang, Anak Manusia akan duduk di sebelah kanan Allah Yang Maha Kuasa.”Bagikan
70Mereka semua berkata, “Kalau begitu, apakah Engkau Anak Allah?” Yesus menjawab mereka, “Kamulah yang mengatakan bahwa Akulah Dia.”Bagikan
71Kemudian, mereka berkata, “Kesaksian apa lagi yang kita butuhkan? Kita sudah mendengarnya sendiri dari mulut-Nya!”Bagikan