Sensus dan Kelahiran Yesus Kristus
Para Gembala Melihat Bayi Yesus
Bayi Yesus Dibawa ke Bait Allah
Simeon dan Hana Melihat Yesus
Yusuf dan Maria Pulang ke Nazaret
Yesus di Bait Allah
1Pada waktu itu, Kaisar Agustus mengeluarkan perintah agar diadakan sensus bagi semua penduduk di seluruh dunia .Bagikan
2Inilah sensus penduduk yang pertama kali diadakan ketika Kirenius menjadi gubernur di Siria.Bagikan
3Maka, semua orang kembali ke kota asal mereka masing-masing untuk mendaftarkan diri.Bagikan
4Yusuf juga meninggalkan Nazaret, kota di Galilea, dan menuju Yudea, ke kota Daud yang disebut Betlehem, karena ia berasal dari garis keturunan Daud,Bagikan
5supaya ia didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya, yang sedang hamil.Bagikan
6Ketika Yusuf dan Maria berada di Betlehem, tibalah waktunya bagi Maria untuk melahirkan.Bagikan
7Maria pun melahirkan Anak laki-lakinya yang pertama. Ia membungkus-Nya dengan kain lampin dan membaringkan-Nya di dalam palungan karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.Bagikan
8Di daerah yang sama, ada beberapa gembala yang tinggal di padang untuk menjaga kawanan domba mereka pada waktu malam.Bagikan
9Tiba-tiba, malaikat Tuhan berdiri di depan mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar di sekeliling mereka sehingga mereka sangat ketakutan.Bagikan
10Akan tetapi, malaikat itu berkata kepada mereka, “Jangan takut sebab dengarlah, Aku memberitakan kepadamu kabar baik tentang sukacita besar yang diperuntukkan bagi semua bangsa.Bagikan
11Pada hari ini, telah lahir bagimu seorang Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.Bagikan
12Inilah tanda bagimu: Kamu akan menemukan Bayi yang dibungkus dengan kain lampin dan berbaring di dalam palungan.”Bagikan
13Tiba-tiba, tampaklah bersama-sama malaikat itu sekumpulan besar tentara surgawi yang memuji Allah dan berkata,Bagikan
14“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggidan damai sejahtera di bumi, di antara orang-orang yang berkenan kepada-Nya.”Bagikan
15Ketika para malaikat meninggalkan para gembala itu dan kembali ke surga, para gembala itu berkata satu kepada yang lain, “Mari kita ke Betlehem untuk melihat hal-hal yang sudah terjadi ini, yang telah Tuhan beritahukan kepada kita.”Bagikan
16Lalu, mereka cepat-cepat pergi dan menemukan Maria dan Yusuf, serta Bayi yang terbaring di palungan.Bagikan
17Ketika para gembala melihat Dia, mereka menceritakan perkataan yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.Bagikan
18Dan, semua orang yang mendengar hal itu heran atas hal-hal yang dikatakan para gembala kepada mereka.Bagikan
19Akan tetapi, Maria menyimpan hal itu dan merenungkannya dalam hatinya.Bagikan
20Lalu, para gembala kembali kepada domba-domba mereka sambil memuliakan dan memuji Allah atas semua yang telah mereka lihat dan dengar seperti yang dikatakan kepada mereka.Bagikan
21Dan, setelah genap delapan hari untuk menyunatkan Bayi itu, nama-Nya disebut Yesus, seperti nama yang diberikan oleh malaikat sebelum Ia dikandung di dalam rahim.Bagikan
22Ketika hari-hari penyucian sesuai hukum Musa telah usai, Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,Bagikan
23seperti yang tertulis dalam hukum Tuhan, “Setiap anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi TuhanBagikan
24dan untuk memberikan persembahan sesuai dengan apa yang dikatakan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung dara atau dua ekor burung merpati muda .”Bagikan
25Ada seorang laki-laki bernama Simeon yang tinggal di Yerusalem. Ia adalah orang yang benar dan saleh, yang menanti-nantikan penghiburan Allah atas Israel, dan Roh Kudus menyertainya.Bagikan
26Roh Kudus memberitahunya bahwa ia tidak akan mati sebelum melihat Kristus yang diurapi Tuhan.Bagikan
27Lalu, Simeon datang ke Bait Allah atas tuntunan Roh Kudus, ketika Yusuf dan Maria membawa Bayi Yesus ke Bait Allah untuk melaksanakan kepada-Nya apa yang telah ditentukan oleh hukum Taurat.Bagikan
28Kemudian, Simeon menggendong Bayi itu dan memuji Allah, katanya,Bagikan
29“Sekarang, ya Tuhan,kiranya Engkau mengizinkan pelayan-Mu ini pergi dalam damai,sesuai dengan firman-Mu;Bagikan
30sebab mataku telah melihat keselamatan-Mu,Bagikan
31yang telah Engkau sediakan di hadapan semua bangsa;Bagikan
32yaitu cahaya yang akan menerangi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan,dan yang menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”Bagikan
33Yusuf dan ibu Anak itu menjadi heran atas apa yang dikatakan Simeon tentang Dia.Bagikan
34Kemudian, Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Yesus, “Dengar, Anak ini telah ditetapkan untuk menjatuhkan dan membangkitkan banyak orang di Israel, serta menjadi tanda yang ditentang banyak orang.Bagikan
35(Dan, sebilah pedang akan menusuk jiwamu) supaya isi hati banyak orang akan dinyatakan.”Bagikan
36Di sana juga ada seorang nabiah bernama Hana, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat tua. Ia hanya hidup dengan suaminya selama tujuh tahun setelah pernikahannya,Bagikan
37dan kemudian menjadi janda sampai usia 84 tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah, tetapi beribadah siang dan malam dengan berpuasa dan berdoa.Bagikan
38Pada waktu itu, datanglah Hana dan ia mengucap syukur kepada Allah serta menceritakan tentang Yesus kepada semua orang yang menanti-nantikan penebusan Yerusalem.Bagikan
39Setelah Yusuf dan Maria melakukan segala sesuatu sesuai hukum Tuhan, mereka kembali ke Galilea, ke kota asal mereka, yaitu Nazaret.Bagikan
40Anak itu pun bertumbuh semakin besar, kuat, penuh dengan hikmat, dan anugerah Allah ada pada-Nya.Bagikan
41Setiap tahun, orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada Hari Raya Pesakh.Bagikan
42Ketika Yesus berumur dua belas tahun, mereka pergi ke sana sesuai kebiasaan hari raya itu.Bagikan
43Setelah perayaan itu berakhir, mereka pulang. Namun, Yesus tetap tinggal di Yerusalem tanpa sepengetahuan orang tua-Nya.Bagikan
44Karena orang tua Yesus mengira bahwa Ia berada di antara rombongan, mereka pun melanjutkan perjalanan sampai sehari penuh. Lalu, mereka mulai mencari-Nya di antara kaum keluarga dan orang-orang yang mereka kenal.Bagikan
45Ketika mereka tidak menemukan Yesus, mereka kembali ke Yerusalem untuk mencari-Nya.Bagikan
46Setelah tiga hari, mereka menemukan Yesus di Bait Allah sedang duduk di antara guru-guru agama, sambil mendengarkan dan mengajukan pertanyaan kepada mereka.Bagikan
47Semua orang yang mendengar-Nya terheran-heran akan pengetahuan dan jawaban-jawaban-Nya.Bagikan
48Ketika orang tua-Nya melihat Dia, mereka juga heran. Lalu, ibu-Nya bertanya, “Nak, mengapa Engkau melakukan ini terhadap kami? Ayah-Mu dan aku sangat cemas mencari-Mu.”Bagikan
49Jawab Yesus kepada mereka, “Mengapa kamu mencari Aku? Tidak tahukah engkau bahwa Aku pasti berada di rumah Bapa-Ku?”Bagikan
50Akan tetapi, mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.Bagikan
51Lalu, Yesus pulang bersama mereka ke Nazaret dan menuruti mereka. Namun, ibu-Nya menyimpan perkataan itu dalam hatinya.Bagikan
52Yesus pun bertumbuh semakin besar dan semakin bijaksana. Ia juga semakin disukai Allah dan manusia.Bagikan