Pengantin Laki-laki Berbicara
Kerinduan Pengantin Perempuan
Pengantin Perempuan Memuji Kekasihnya di Hadapan Putri-Putri Yerusalem
1Aku sudah masuk ke kebunku, dindaku, pengantin perempuanku.Aku sudah mengumpulkan mur dan rempah-rempahku.Aku sudah makan sarang maduku dan maduku.Aku sudah minum anggurku dan susuku.Makanlah, hai sahabat-sahabatku, dan minumlah.Mabuklah dengan cinta!Bagikan
2Aku tidur,tetapi hatiku bangun.Ada suara! Kekasihku mengetuk,“Bukakanlah bagiku, dindaku, sayangku, merpatiku, idamanku!Sebab, kepalaku penuh dengan embun,rambut ikalku dengan tetesan embun malam.”Bagikan
3Aku telah menanggalkan jubahku,bagaimana bisa aku mengenakannya kembali?Aku sudah membasuh kakiku,bagaimana bisa aku mengotorinya kembali?Bagikan
4Kekasihku mengulurkan tangannya melalui lubang pintu,dan hatiku berdebar-debar karena dia.Bagikan
5Aku bangkit untuk membukakan pintu bagi kekasihku;tanganku berteteskan mur,dan jari-jariku beralirkan mur pada pegangan pengancing pintu.Bagikan
6Aku membukakan pintu bagi kekasihku,tetapi kekasihku telah berbalik, dan pergi!Jiwaku menghilangketika dia berbicara.Aku mencarinya,tetapi tidak menemukannya.Aku memanggilnya,tetapi dia tidak menjawabku.Bagikan
7Para penjaga menemukanku ketika mereka berkeliling kota.Mereka memukulikudan melukaiku.Para penjaga tembok mengambil tudungku.Bagikan
8Aku menyumpahimu, hai putri-putri Yerusalem,jika kamu menemukan kekasihku,apa yang akan kamu katakan kepadanya? Bahwa aku sakit asmara!Bagikan
9Apakah kekasihmu melebihi kekasih lainnya,hai yang tercantik di antara segala perempuan?Apakah kekasihmu melebihi kekasih lainnyasehingga kamu menyumpahi kami demikian?Bagikan
10Kekasihku berseri-seri dan kemerah-merahan,mencolok di antara sepuluh ribu orang.Bagikan
11Kepalanya bagaikan emas murni.Rambut ikalnya bergelombang,hitam seperti gagak.Bagikan
12Matanya bagaikan merpati di samping aliran air,yang mandi dengan susu,dan duduk dalam kepenuhan.Bagikan
13Pipinya bagaikan petak rempah-rempah,kumpulan rempah-rempah wangi.Bibirnya bagaikan bunga-bunga bakung,yang meneteskan titik-titik mur.Bagikan
14Tangannya bagaikan batang emas,yang penuh dengan batu-batu permata.Perutnya bagaikan gading ukir,yang dilapisi dengan permata safir.Bagikan
15Kakinya bagaikan pilar-pilar marmer,yang didasarkan pada alas emas murni.Penampilannya bagaikan Lebanon, terpilih seperti pohon-pohon arasnya.Bagikan
16Mulutnya manis, segala sesuatu darinya diidamkan.Inilah kekasihku! Inilah sahabatku, hai putri-putri Yerusalem.Bagikan