Bencana Kelima: Penyakit atas Ternak Orang Mesir
Bencana Keenam: Bisul
Bencana Ketujuh: Hujan Es
1Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah kepada Firaun dan katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku.Bagikan
2Sebab, jika engkau menolak untuk membiarkan mereka pergi dan terus-menerus menahan mereka,Bagikan
3lihatlah, tangan TUHAN akan datang dengan wabah penyakit yang sangat berat atas ternakmu di ladang, atas kuda, atas keledai, atas unta, atas kawanan sapi, dan atas kawanan domba.Bagikan
4Namun, TUHAN akan membedakan ternak orang Israel dengan ternak orang Mesir sehingga tidak ada yang akan mati dari milik keturunan Israel.Bagikan
5TUHAN telah menetapkan satu waktu, kata-Nya: Besok, TUHAN akan melaksanakannya di negeri ini.’”Bagikan
6Keesokan harinya, TUHAN melaksanakan hal tersebut dan semua ternak orang Mesir pun mati, tetapi tidak ada satu pun ternak keturunan Israel yang mati.Bagikan
7Firaun mengutus orang, dan lihatlah, tidak ada satu pun ternak orang Israel yang mati. Namun, hati Firaun dikeraskan dan dia tidak membiarkan bangsa itu pergi.Bagikan
8TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, “Ambillah bagimu segenggam abu dari tungku dan biarkanlah Musa menghamburkannya ke udara di depan mata Firaun.Bagikan
9Itu akan menjadi debu halus di seluruh tanah Mesir dan akan menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang di seluruh tanah Mesir.”Bagikan
10Lalu, mereka mengambil abu dari tungku dan berdiri di hadapan Firaun. Kemudian, Musa menghamburkannya ke udara dan itu menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang.Bagikan
11Para ahli ilmu gaib tidak dapat berdiri di hadapan Musa karena bisul itu sebab bisul itu juga menjangkiti para ahli ilmu gaib, seperti semua orang Mesir.Bagikan
12Namun, TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa.Bagikan
13Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah di hadapan Firaun. Lalu, katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku!Bagikan
14Sebab, kali ini Aku akan mengirimkan segala malapetaka-Ku atas dirimu, atas hamba-hambamu, dan atas rakyatmu supaya kamu tahu bahwa tidak ada satu pun yang seperti Aku di seluruh bumi.Bagikan
15Sekarang pun Aku dapat mengulurkan tangan-Ku untuk memukul kamu dan rakyatmu dengan wabah penyakit, dan kamu akan dilenyapkan dari bumi.Bagikan
16Namun, sesungguhnya, untuk alasan ini Aku masih membiarkanmu berdiri, yaitu untuk mempertunjukkan kuasa-Ku kepadamu dan untuk memasyhurkan nama-Ku di seluruh bumi!Bagikan
17Meskipun demikian, kamu masih saja meninggikan diri terhadap umat-Ku dan tidak membiarkan mereka pergi.Bagikan
18Lihat, besok, kira-kira pada waktu seperti ini, Aku akan menurunkan hujan es yang sangat dahsyat, yang belum pernah terjadi di Mesir, sejak didirikan sampai sekarang.’Bagikan
19Sebab itu, sekarang, amankanlah ternakmu dan segala yang kamu miliki di ladang. Setiap orang dan binatang yang ada di padang dan tidak dibawa ke rumah akan mati ketika hujan es menghujani mereka.”Bagikan
20Beberapa orang dari antara hamba Firaun yang takut akan firman TUHAN melarikan para budaknya dan ternaknya ke dalam rumah.Bagikan
21Namun, orang yang tidak mengacuhkan firman TUHAN meninggalkan para budaknya dan ternaknya di padang.Bagikan
22Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa, “Acungkan tanganmu ke langit sehingga hujan es turun di seluruh tanah Mesir, atas manusia dan atas binatang, dan atas segala tumbuhan di padang, di tanah Mesir.”Bagikan
23Setelah itu, Musa mengacungkan tangannya ke langit dan TUHAN mengirim guntur, dan hujan es, dan api yang menyambar sampai ke bumi. Demikianlah, TUHAN menghujani tanah Mesir dengan hujan es.Bagikan
24Hujan es turun dan api terus-menerus menyambar di tengah-tengah hujan es itu, sangat dahsyat. Yang seperti itu belum pernah terjadi di seluruh tanah Mesir sejak Mesir menjadi suatu bangsa.Bagikan
25Hujan es itu menghantam seluruh tanah Mesir, segala sesuatu yang ada di ladang, baik manusia maupun binatang. Hujan es juga menghantam segala tanaman di ladang dan menghancurkan setiap pohon di ladang.Bagikan
26Hanya di tanah Gosyen, tempat tinggal keturunan Israel, yang tidak ditimpa oleh hujan es.Bagikan
27Firaun menyuruh orang untuk memanggil Musa dan Harun, lalu berkata kepada mereka, “Kali ini, aku telah berdosa. TUHAN-lah yang benar. Aku dan rakyatku yang salah.Bagikan
28Berdoalah kepada TUHAN sebab ini sudah cukup! Jangan lagi ada guntur Allah dan hujan es ini. Setelah itu, Aku akan membiarkan kalian pergi dan kalian tidak usah tinggal di sini lagi.”Bagikan
29Musa berkata kepadanya, “Segera setelah aku keluar dari kota ini, aku akan menadahkan telapak tanganku kepada TUHAN, dan guntur akan berhenti serta tidak akan ada lagi hujan es supaya kamu akan mengetahui bahwa bumi ini adalah milik TUHAN.Bagikan
30Namun, aku tahu bahwa kamu dan para hambamu belum juga takut kepada TUHAN Allah.”Bagikan
31Benih rami dan jelai telah dihancurkan sebab jelai baru bertunas dan benih rami sedang mekar.Bagikan
32Akan tetapi, gandum dan jawawut belum tiba musimnya, jadi tumbuhan-tumbuhan ini tidak dihancurkan.Bagikan
33Musa keluar dari kota itu, dari Firaun, dan menadahkan telapak tangannya kepada TUHAN, maka guntur dan hujan es itu berhenti, dan hujan tidak lagi tercurah ke bumi.Bagikan
34Ketika Firaun melihat bahwa hujan, hujan es, dan guntur telah berhenti, dia berdosa lagi. Dia dan para hambanya kembali mengeraskan hati mereka.Bagikan
35Hati Firaun tetap keras dan dia tidak membiarkan keturunan Israel untuk pergi, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN melalui Musa.Bagikan