GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

KELUARAN 2

25 ayat, 549 kata · Alkitab Yang Terbuka

Kelahiran Musa

Musa Lari ke Tanah Midian

Allah Mengingat Perjanjian-Nya

1Ada seorang laki-laki dari suku Lewi yang memperistri seorang perempuan keturunan Lewi.Bagikan

2Perempuan itu mengandung dan melahirkan seorang bayi laki-laki. Ketika perempuan itu melihat bahwa bayi itu elok, dia menyembunyikannya selama tiga bulan.Bagikan

3Ketika dia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, dia mengambil sebuah keranjang yang terbuat dari papirus dan melapisinya dengan ter cair, lalu memasukkan bayi itu ke dalamnya, dan dia meletakkannya di antara alang-alang di tepi sungai.Bagikan

4Kakak perempuan bayi itu berdiri agak jauh untuk mengetahui yang akan terjadi kepadanya.Bagikan

5Lalu, datanglah putri Firaun untuk mandi di sungai sementara dayang-dayangnya menyusuri tepi sungai. Ketika dia melihat keranjang itu di antara alang-alang, dia menyuruh salah satu dayangnya untuk mengambilnya.Bagikan

6Sewaktu dia membukanya, dia melihat bayi itu, dan lihatlah, bayi itu menangis. Dia pun berbelaskasihan kepadanya dan berkata, “Ini pasti salah satu anak orang Ibrani.”Bagikan

7Kakak bayi itu berkata kepada putri Firaun, “Bolehkah aku pergi dan memanggil pengasuh dari perempuan Ibrani untuk menyusui bayi itu bagi engkau?”Bagikan

8Putri Firaun berkata kepadanya, “Ya, pergilah.” Lalu, gadis itu pergi dan memanggil ibu bayi itu.Bagikan

9Putri Firaun berkata kepada ibu bayi itu, “Bawalah bayi ini dan susuilah dia bagiku. Aku akan memberikan upahmu kepadamu.” Lalu, perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.Bagikan

10Setelah anak itu bertambah besar, ibunya membawa dia kepada putri Firaun dan anak itu menjadi anaknya. Dia menamainya Musa, katanya, “Sebab, aku telah menariknya keluar dari air.”Bagikan

11Pada suatu hari, ketika Musa sudah dewasa, dia pergi kepada saudara-saudaranya dan melihat kerja paksa mereka. Lalu, dia melihat seorang Mesir sedang memukuli seorang Ibrani, salah satu dari saudara-saudaranya itu.Bagikan

12Dia menoleh ke sana kemari, dan ketika dia melihat bahwa di situ tidak ada orang, dia pun membunuh orang Mesir itu dan menyembunyikannya di dalam pasir.Bagikan

13Keesokan harinya, ketika dia keluar, lihatlah, ada dua orang Ibrani saling berkelahi. Dia bertanya kepada orang yang bersalah, “Mengapa kamu memukul temanmu?”Bagikan

14Orang itu menjawab, “Siapa yang mengangkatmu menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apa engkau akan membunuhku seperti engkau membunuh orang Mesir itu?” Musa menjadi takut dan berpikir, “Pasti hal itu sudah ketahuan.”Bagikan

15Ketika Firaun mendengar tentang hal itu, dia berusaha untuk membunuh Musa. Namun, Musa telah melarikan diri dari Firaun dan tinggal di tanah Midian. Dia duduk di tepi sebuah sumur.Bagikan

16Imam dari Midian memiliki tujuh anak perempuan. Mereka datang untuk menimba air dan mengisi palungan-palungan untuk memberi minum kawanan domba ayahnya.Bagikan

17Para gembala datang dan mengusir mereka, tetapi Musa bangkit untuk menolong mereka dan memberi minum kawanan domba mereka.Bagikan

18Ketika mereka kembali kepada Rehuel, ayah mereka, dia bertanya, “Mengapa hari ini kalian cepat sekali pulang?”Bagikan

19Mereka menjawab, “Ada orang Mesir yang melepaskan kami dari tangan para gembala, bahkan dia menimbakan air untuk kami dan memberi minum kawanan domba kami.”Bagikan

20Dia bertanya kepada anak-anaknya, “Lalu, mana dia? Mengapa kamu meninggalkan orang itu? Panggillah dia, ajak dia untuk makan roti.”Bagikan

21Musa sepakat untuk tinggal bersama orang itu dan dia memberikan Zipora, anaknya, kepada Musa.Bagikan

22Kemudian, perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan Musa menamainya Gersom, sebab katanya, “Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing.”Bagikan

23Beberapa lama berselang, Raja Mesir pun mati. Namun, keturunan Israel masih mengerang karena perbudakan, lalu mereka pun berseru-seru, dan seruan mereka karena perbudakan itu naik kepada Allah.Bagikan

24Allah mendengar erangan mereka dan Allah ingat akan perjanjian-Nya dengan Abraham, dengan Ishak, dan dengan Yakub.Bagikan

25Allah melihat keturunan Israel dan Allah memperhatikan mereka.Bagikan