GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

IBRANI 5

14 ayat, 302 kata · Alkitab Yang Terbuka

Melangkah Menuju Kedewasaan Rohani

1Sebab, setiap imam besar yang dipilih dari antara manusia ditunjuk untuk menjadi wakil manusia dalam hal-hal yang berkenaan dengan Allah supaya ia dapat mempersembahkan persembahan-persembahan dan kurban-kurban atas dosa-dosa.Bagikan

2Karena imam besar juga penuh dengan kelemahan, maka ia juga dapat bersikap lembut terhadap orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan mudah tersesat.Bagikan

3Itu sebabnya, ia wajib mempersembahkan kurban penghapusan dosa, bukan hanya untuk umat, tetapi juga untuk dirinya sendiri.Bagikan

4Tidak ada imam besar yang dapat mengambil kehormatan ini untuk dirinya sendiri; ia hanya menerimanya ketika ia dipanggil oleh Allah, seperti halnya Harun.Bagikan

5Demikian juga Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri untuk menjadi seorang Imam Besar, tetapi oleh Dia yang berkata kepada-Nya,“Engkau adalah Anak-Ku.Pada hari ini Aku telah menjadi Bapa-Mu.” Mazmur 2:7Bagikan

6Di bagian lain, Ia juga berkata,“Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek.” Mazmur 110:4Bagikan

7Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus mempersembahkan doa maupun permohonan dengan ratapan dan air mata kepada Dia yang dapat menyelamatkan-Nya dari kematian. Dan, Ia didengar karena kesalehan-Nya.Bagikan

8Walaupun Yesus adalah Anak, tetapi Ia belajar untuk taat melalui penderitaan yang dialami-Nya.Bagikan

9Dengan setelah disempurnakan, Ia menjadi sumber keselamatan kekal bagi semua orang yang taat kepada-Nya,Bagikan

10dan Ia telah dipanggil oleh Allah sebagai Imam Besar sesuai peraturan Melkisedek.Bagikan

11Ada banyak yang dapat dikatakan tentang hal ini . Akan tetapi, sulit untuk menjelaskannya karena kamu sudah menjadi lamban untuk mendengar.Bagikan

12Sebab, sekalipun saat ini kamu seharusnya sudah menjadi pengajar, tetapi ternyata kamu masih membutuhkan seseorang untuk mengajarimu lagi tentang prinsip-prinsip dasar mengenai firman Allah. Kamu masih membutuhkan susu , bukan makanan yang padat .Bagikan

13Orang yang hidup dari susu adalah orang yang belum berpengalaman dalam memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia masih bayi.Bagikan

14Akan tetapi, makanan padat adalah untuk orang-orang yang sudah dewasa, yaitu mereka yang sudah melatih indra mereka untuk membedakan apa yang baik dan yang jahat.Bagikan