GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

HAKIM-HAKIM 20

48 ayat, 1102 kata · Alkitab Yang Terbuka

Perang Antara Israel dan Benyamin

1Kemudian, semua orang Israel, dari Dan sampai Bersyeba, dan dari tanah Gilead keluar untuk berkumpul bersama menghadap TUHAN di Mizpa.Bagikan

2Para pemuka dari seluruh penjuru bangsa itu, yaitu semua suku Israel, hadir dalam jemaat umat Allah yang berjumlah empat ratus ribu orang yang berjalan kaki dan bersenjatakan pedang.Bagikan

3Sementara itu, suku Benyamin mendengar bahwa orang-orang Israel pergi menuju Mizpa. Orang-orang Israel berkata, “Ceritakanlah bagaimana kejahatan ini terjadi?”Bagikan

4Lalu, orang Lewi itu, suami dari perempuan yang dibunuh itu, menjawab, “Aku dan gundikku sampai di Gibea kepunyaan suku Benyamin untuk bermalam di sana.Bagikan

5Kemudian, orang-orang Gibea bangkit melawan aku dan mengelilingi rumah itu pada waktu malam. Mereka berniat membunuhku, tetapi malah mereka memerkosa gundikku sampai dia mati.Bagikan

6Lalu, aku mengambil mayat gundikku, memotong-motongnya, dan mengirimkannya ke seluruh daerah orang Israel, sebab mereka telah melakukan kekejian dan perbuatan noda di Israel.Bagikan

7Sekarang, hai seluruh orang Israel, berikanlah nasihat dan pertimbanganmu di sini.”Bagikan

8Kemudian, seluruh bangsa itu serentak berkata, “Jangan seorang pun pergi ke tendanya dan jangan seorang pun pulang ke rumahnya.Bagikan

9Hal inilah yang akan kita lakukan terhadap Gibea. Kami akan menyerangnya dengan membuang undi.Bagikan

10Kita memilih dari suku Israel sepuluh orang dari seratus, seratus orang dari seribu, seribu orang dari sepuluh ribu, untuk mengambil bekal bagi rakyat supaya ketika dibalaskan kepada Gibea-Benyamin setimpal dengan perbuatan noda yang mereka lakukan di Israel.”Bagikan

11Demikianlah seluruh orang Israel berkumpul untuk menyerang kota itu, dan bersekutu menjadi satu.Bagikan

12Kemudian, suku-suku Israel mengirim orang kepada seluruh suku Benyamin, katanya, “Kejahatan apakah yang terjadi di antara kamu?Bagikan

13Dan, sekarang, serahkanlah orang-orang itu, yaitu orang-orang dursila di Gibea, supaya kami menghukum mati mereka dan menghapus kejahatan itu dari antara Israel. Akan tetapi, orang-orang Benyamin tidak mau menerima dan mendengarkan perkataan saudara-saudaranya dari keturunan Israel itu.Bagikan

14Sebaliknya, orang-orang Benyamin dari kota-kota berkumpul di kota Gibea untuk pergi berperang melawan orang-orang Israel.Bagikan

15Pada hari itu, orang-orang Benyamin dari kota-kota lain terhitung dua puluh enam ribu orang bersenjatakan pedang, tidak termasuk penduduk Gibea yang terhitung tujuh ratus orang pilihan.Bagikan

16Dari seluruh tentara ini, ada tujuh ratus orang pilihan yang kidal. Setiap orang dari mereka dapat mengumban batu mengenai sehelai rambut dengan tidak meleset.Bagikan

17Orang Israel juga dihitung jumlahnya, tidak termasuk suku Benyamin, yaitu empat ratus ribu orang bersenjatakan pedang, yang masing-masing orang adalah prajurit.Bagikan

18Orang Israel maju ke Betel dan bertanya kepada Allah, “Siapakah yang harus maju terlebih dahulu bagi kami untuk berperang melawan orang-orang Benyamin?” TUHAN berkata, “Suku Yehuda terlebih dahulu.”Bagikan

19Orang-orang Israel bangun pagi-pagi benar untuk berkemah dan mengepung Gibea.Bagikan

20Kemudian, orang Israel maju berperang melawan orang Benyamin. Orang-orang Israel mengatur barisan perangnya melawan Gibea.Bagikan

21Kemudian, orang-orang Benyamin maju dari Gibea dan membinasakan dua puluh dua ribu orang Israel ke tanah pada hari itu.Bagikan

22Namun, orang-orang Israel memulihkan kekuatannya lagi dan mengatur kembali barisan di tempat yang sama pada hari sebelumnya.Bagikan

23Lalu, orang Israel pergi dan menangis di hadapan TUHAN sampai matahari terbenam. Kemudian, mereka bertanya kepada TUHAN, katanya, “Akankah kami maju lagi melawan orang-orang Benyamin, saudara kami?” TUHAN berkata, “Majulah melawan mereka.”Bagikan

24Orang-orang Israel mendekati orang-orang Benyamin pada hari kedua.Bagikan

25Lalu, orang Benyamin keluar menyerang mereka di Gibea pada hari kedua dan membinasakan kembali orang-orang Israel sebanyak delapan belas ribu orang ke tanah. Semuanya bersenjatakan pedang.Bagikan

26Sesudah itu, seluruh orang Israel, yaitu seluruh bangsa itu, pergi dan sampai di Betel. Di sana, mereka tinggal dan menangis di hadapan TUHAN. Mereka berpuasa sampai hari itu menjadi petang serta mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN.Bagikan

27Orang-orang Israel bertanya kepada TUHAN. Pada waktu itu, terdapat Tabut Perjanjian Allah di sana.Bagikan

28Pinehas, anak Eleazar, anak Harun, melayani di hadapan mereka pada saat itu. Mereka berkata, “Haruskah kami maju berperang sekali lagi melawan keturunan Benyamin, saudara kami itu? Atau, menghentikannya?” TUHAN berkata, “Majulah, sebab besok akan Kuserahkan mereka ke dalam tanganmu.”Bagikan

29Lalu, orang-orang Israel menempatkan pengadang-pengadang di sekeliling Gibea.Bagikan

30Orang Israel maju melawan keturunan Benyamin pada hari ketiga. Mereka mengatur barisannya seperti yang sudah-sudah untuk melawan Gibea.Bagikan

31Keturunan Benyamin keluar menyerang pasukan itu sehingga terpancing untuk meninggalkan kota. Seperti sebelumnya, mereka mulai mengalahkan serta membunuh bangsa itu di jalan raya. Beberapa pergi ke Betel, sementara yang lain ke Gibea melalui ladang-ladang. Kira-kira tiga puluh orang Israel terbunuh.Bagikan

32Kata keturunan Benyamin, “Mereka terpukul kalah di hadapan kita seperti semula.” Namun, orang-orang Israel berkata, “Mari kita lari dan memancing mereka keluar dari kota ke jalan-jalan raya.”Bagikan

33Akan tetapi, seluruh orang Israel bangkit dari tempatnya dan mengatur barisan di Baal-Tamar. Sementara itu, pengadang-pengadang Israel segera keluar dari tempatnya di tempat terbuka Gibea.Bagikan

34Sepuluh ribu prajurit pilihan dari seluruh Israel datang menghadap Gibea. Pertempuran itu terjadi dengan dahsyat, tetapi orang-orang Benyamin itu tidak mengetahui bahwa malapetaka datang menimpa mereka.Bagikan

35TUHAN memukul kalah orang Benyamin di hadapan orang Israel. Pada hari itu, orang Israel memusnahkan orang Benyamin sebanyak dua puluh lima ribu seratus orang. Setiap orang itu bersenjatakan pedang.Bagikan

36Orang-orang Benyamin melihat bahwa mereka dikalahkan. Orang-orang Israel mundur dari tempat orang Benyamin, sebab mereka berharap kepada pengadang-pengadang yang ditempatkan di Gibea.Bagikan

37Pengadang-pengadang itu dengan segera mengadakan penyerbuan ke Gibea dan bergerak maju untuk mengalahkan seluruh kota dengan mata pedang.Bagikan

38Terjadilah kesepakatan antara orang-orang Israel dan pengadang-pengadang untuk memperbesar gumpalan asap yang naik dari kota itu.Bagikan

39Ketika orang-orang Israel berbalik dari pertempuran itu, suku Benyamin mulai menyerang dan membunuh orang-orang Israel, kira-kira tiga puluh prajurit. Sebab, mereka berkata, “Pastilah mereka dikalahkan di depan kita seperti pada pertempuran pertama.”Bagikan

40Gumpalan asap mulai naik dari kota, seperti tiang-tiang asap. Suku Benyamin menoleh ke belakang dan melihat asap naik dari seluruh kota ke langit.Bagikan

41Kemudian, orang-orang Israel berbalik lagi sehingga orang-orang Benyamin terkejut, sebab mereka melihat bahwa malapetaka menimpa atas mereka.Bagikan

42Mereka lari dari hadapan orang-orang Israel menuju ke arah padang belantara walaupun pertempuran tidak dapat dihindari di kota dan mereka dibinasakan di dalamnya.Bagikan

43Mereka mengepung suku Benyamin, mengejarnya tanpa henti, dan melandanya sampai di depan Gibea, di sebelah timur.Bagikan

44Delapan belas ribu orang Benyamin tewas. Semua orang itu adalah laki-laki yang gagah perkasa.Bagikan

45Orang-orang Benyamin yang lainnya berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit-bukit batu Rimon. Akan tetapi, mereka menyerang lima ribu orang di jalan raya. Mereka mengejar sampai ke Gideom, lalu dua ribu orang dari antara mereka tewas.Bagikan

46Dan, semua yang tewas dari suku Benyamin pada hari itu adalah dua puluh lima ribu orang yang bersenjatakan pedang. Mereka semua adalah orang-orang yang gagah perkasa.Bagikan

47Akan tetapi, enam ratus orang berbalik dan melarikan diri ke padang belantara, ke atas bukit batu Rimon. Mereka tinggal di bukit batu Rimon selama empat bulan.Bagikan

48Kemudian, orang-orang Israel kembali kepada keturunan Benyamin dan mengalahkan mereka dengan mata pedang di kota, baik manusia maupun hewan, sampai ke segala sesuatu yang mereka temukan. Bahkan, mereka memusnahkan seluruh kota yang ada di sana dengan api.Bagikan