Jangan Diperbudak Lagi oleh Roh-Roh Dunia
Hagar dan Sara sebagai Contoh
1Yang kumaksud, selama ahli waris itu masih anak-anak, ia tidak ada bedanya dengan budak walaupun ia adalah pemilik segala sesuatu.Bagikan
2Ia berada di bawah kuasa pengawas dan pengurus rumah tangga sampai waktu yang telah ditetapkan oleh ayahnya.Bagikan
3Demikian juga kita, ketika masih anak-anak, kita diperbudak oleh roh-roh dunia ini.Bagikan
4Akan tetapi, ketika hari penggenapan tiba, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan lahir di bawah Hukum Taurat,Bagikan
5untuk menebus mereka yang ada di bawah Hukum Taurat supaya kita dapat menerima pengangkatan sebagai anak-anak-Nya.Bagikan
6Karena kamu adalah anak-anak-Nya, Allah telah mengutus Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang memanggil, “Abba, Bapa.”Bagikan
7Jadi, kamu bukan lagi budak, tetapi anak. Jika kamu adalah anak, Allah menjadikan kamu ahli waris melalui Kristus.Bagikan
8Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu adalah budak dari hal-hal yang pada dasarnya bukan Allah.Bagikan
9Namun, sekarang, setelah kamu mengenal Allah atau lebih tepatnya dikenal oleh Allah, bagaimana mungkin kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan tidak berguna? Apakah kamu ingin diperbudak lagi?Bagikan
10Kamu menjalankan perayaan atas hari-hari, bulan-bulan, musim-musim, dan tahun-tahun!Bagikan
11Aku takut jangan-jangan jerih payahku yang sudah kulakukan untukmu menjadi sia-sia.Bagikan
12Aku memohon kepadamu, Saudara-saudara, jadilah seperti aku karena aku juga telah menjadi seperti kamu. Kamu tidak bersalah kepadaku.Bagikan
13Kamu tahu, pada mulanya aku memberitakan Injil kepadamu karena sakit badan yang kualami.Bagikan
14Walaupun kondisi badanku merupakan ujian bagimu, kamu tidak menghina atau menolak aku. Sebaliknya, kamu menyambut aku seolah-olah aku ini malaikat Allah, seperti seakan-akan aku ini Yesus Kristus itu sendiri!Bagikan
15Bagaimana dengan berkat yang kamu rasakan itu sekarang? Sebab, aku bisa bersaksi tentang kamu dahulu, kalau mungkin, mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku pun kamu rela.Bagikan
16Apakah sekarang aku menjadi musuhmu karena menunjukkan kebenaran kepadamu?Bagikan
17Orang-orang itu berusaha mendapatkanmu, tetapi bukan dengan maksud yang baik. Mereka ingin mengasingkan kamu dengan harapan kamu akan mencari mereka.Bagikan
18Memang baik jika selalu bersemangat melakukan hal-hal yang bertujuan baik, dan bukan hanya ketika aku bersamamu.Bagikan
19Anak-anakku, demi kamu, aku rela sekali lagi menanggung sakit melahirkan sampai Kristus dinyatakan dalam kamu.Bagikan
20Aku berharap, aku bisa bersamamu sekarang dan mengubah nada suaraku karena aku habis akal menghadapi kamu.Bagikan
21Katakan padaku, hai kamu yang ingin hidup di bawah Hukum Taurat, apakah kamu tidak mendengarkan Hukum Taurat?Bagikan
22Karena ada tertulis, Abraham mempunyai dua anak laki-laki; satu lahir dari seorang budak perempuan , dan yang satu lagi dari seorang perempuan merdeka .Bagikan
23Akan tetapi, anak dari budak perempuan itu dilahirkan menurut daging, sedangkan anak yang dari perempuan merdeka dilahirkan melalui perjanjian.Bagikan
24Lihatlah kisah ini sebagai lambang karena dua perempuan ini melambangkan dua perjanjian. Satu adalah perjanjian dari Gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perbudakan. Dia adalah Hagar.Bagikan
25Sekarang, Hagar melambangkan Gunung Sinai di tanah Arab, sama seperti Yerusalem saat ini karena ia hidup dalam perbudakan bersama anak-anaknya.Bagikan
26Akan tetapi, Yerusalem yang di atas adalah perempuan yang merdeka, dan dia adalah ibu kita.Bagikan
27Karena ada tertulis,“Bersukacitalah, hai perempuan yang mandul,yang tidak melahirkan.Berseru dan bersoraklah,hai kamu yang tidak merasakan sakit melahirkan.Sebab, lebih banyak anak dari perempuan yang sendiridaripada perempuan yang mempunyai suami.” Yesaya 54:1Bagikan
28Saudara-saudara, kamu adalah anak-anak perjanjian seperti Ishak.Bagikan
29Pada saat itu, anak yang lahir menurut daging menganiaya anak yang lahir menurut Roh, seperti yang terjadi sekarang ini.Bagikan
30Akan tetapi, apa yang Kitab Suci katakan? “Usirlah budak perempuan itu beserta anaknya karena anak budak perempuan itu tidak akan menjadi ahli waris bersama dengan anak perempuan merdeka.”Bagikan
31Karena itu, Saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak dari budak perempuan, tetapi dari perempuan merdeka.Bagikan