GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

AYUB 4

21 ayat, 287 kata · Alkitab Yang Terbuka

Elifas Menegur Ayub

1Lalu, Elifas, orang Teman, menjawab, katanya,Bagikan

2“Jika seseorang mencoba berbicara denganmu, akankah kamu tidak sabar?Namun, siapakah yang mampu menahan diri dari berbicara?Bagikan

3Lihat, kamu telah mengajar banyak orang,dan kamu telah menguatkan tangan-tangan yang lemah.Bagikan

4Perkataan-perkataanmu telah membangunkan mereka yang tersandung,dan kamu telah menguatkan lutut-lutut yang lemah.Bagikan

5Namun, sekarang hal itu menimpa ke atasmu,dan kamu menjadi kesal.Ia menyentuhmu,dan kamu menjadi kecewa.Bagikan

6Bukankah rasa takutmu akan Allah adalah keyakinanmu,dan integritas hidupmu adalah harapanmu?Bagikan

7Ingat, apakah ada orang tidak bersalah yang dibinasakan?Atau, di manakah ada orang benar yang dimusnahkan?Bagikan

8Seperti yang telah aku lihat, mereka yang membajak kejahatandan mereka yang menabur kesulitan akan memanen hal yang sama.Bagikan

9Oleh napas Allah, mereka binasa,dan oleh semburan kemarahan-Nya, mereka dihabisi.Bagikan

10Suara singa yang mengaum, suara yang menakutkan,tetapi gigi singa-singa muda dipatahkan.Bagikan

11Singa jantan binasa karena kekurangan mangsa,dan anak-anak singa betina tercerai-berai.Bagikan

12Sekarang, suatu perkataan telah disampaikan kepadaku secara diam-diam,dan telingaku menerima bisikannya.Bagikan

13Di tengah pikiran yang menggelisahkan dari penglihatan pada malam hari,ketika manusia terlelap dalam tidur,Bagikan

14kecemasan melandaku, juga kegentaran,yang membuat tulang-tulangku gemetar.Bagikan

15Kemudian, suatu roh melintas di hadapanku;bulu romaku berdiri.Bagikan

16Roh itu diam, tetapi aku tidak bisa melihat rupanya.Suatu wujud berdiri di hadapan mataku; ada kesunyian, lalu aku mendengar bisikan suara,Bagikan

17‘Dapatkah manusia fana benar di hadapan Allah?Dapatkah manusia suci di hadapan Penciptanya?Bagikan

18Kalau Dia tidak menaruh percaya bahkan kepada hamba-hamba-Nya,dan Dia mendapati kesalahan pada malaikat-malaikat-Nya,Bagikan

19betapa lebih-lebih lagi mereka yang tinggal dalam rumah-rumah tanah liat,yang dasarnya berada di dalam debu, yang diremukkan seperti ngengat!Bagikan

20Di antara pagi dan malam, mereka dibinasakan berkeping-keping;mereka binasa selama-lamanya tanpa ada orang yang memperhatikannya.Bagikan

21Bukankah tali kemah dicabut dari tengah-tengah mereka?Mereka mati tanpa hikmat.’”Bagikan