GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

2 SAMUEL 17

29 ayat, 760 kata · Alkitab Yang Terbuka

Nasihat Ahitofel tentang Daud

Husai Merusak Nasihat Ahitofel

Husai Memperingatkan Daud

Ahitofel Bunuh Diri

Absalom Menyeberangi Sungai Yordan

Sobi, Makhir, dan Barzilai

1Ahitofel berkata kepada Absalom, “Izinkanlah aku memilih dua belas ribu orang, maka aku akan bangkit dan mengejar di belakang Daud pada malam ini juga.Bagikan

2Aku akan datang kepadanya saat dia lesu dan lemah semangatnya, lalu mengejutkannya. Karena itu, seluruh rakyat yang menyertainya akan melarikan diri dan aku akan mengalahkan raja sendiri.Bagikan

3Aku akan mengembalikan seluruh rakyat itu kepadamu, seperti mengembalikan seseorang kepada suaminya. Sebab, engkau menginginkan seluruh rakyat menjadi selamat.”Bagikan

4Perkataan itu dianggap baik dalam pandangan Absalom dan dalam pandangan semua tua-tua Israel.Bagikan

5Lalu, Absalom berkata, “Panggillah juga sekarang Husai, orang Arki itu, dan biarlah kita mendengarkan apa yang dia katakan.”Bagikan

6Husai datang kepada Absalom, lalu Absalom berkata kepadanya, katanya, “Demikianlah nasihat yang diucapkan Ahitofel. Akankah kita melakukan nasihatnya? Jika tidak, katakanlah.”Bagikan

7Husai berkata kepada Absalom, “Kali ini, nasihat yang diberikan oleh Ahitofel tidak baik.”Bagikan

8Husai berkata lagi, “Engkau mengetahui bahwa ayahmu dan orang-orangnya adalah pejuang. Selain itu, mereka sakit hati serupa beruang yang kehilangan anak di padang. Ayahmu adalah seorang prajurit sejati, yang tidak akan tidur bersama rakyatnya.Bagikan

9Tentulah sekarang dia bersembunyi di salah satu lubang atau di salah satu tempat. Apabila ada yang tewas pada penyerangan pertama kemudian kabar itu terdengar, maka ada yang akan berkata, ‘Rakyat yang mengikut Absalom sudah menderita kekalahan.’Bagikan

10Karena itu, orang-orang yang perkasa sekalipun, yang hatinya seperti hati singa, akan menjadi tawar dan luluh. Sebab, seluruh Israel mengetahui bahwa ayahmu seorang pahlawan dan orang-orang yang menyertainya adalah orang-orang gagah berani.Bagikan

11Karena itu, aku menasihatkan supaya semua orang Israel, dari Dan sampai Bersyeba, berkumpul kepadamu, seperti pasir di tepi laut banyaknya. Engkau sendiri harus pergi dalam pertempuran.Bagikan

12Ketika kita mendatanginya di salah satu tempat, yaitu di tempatnya berada, maka dia jatuh seperti embun ke bumi. Dia maupun salah seorang yang menyertainya tidak dapat meloloskan diri.Bagikan

13Jika dia mundur ke suatu kota, dia akan diikat dengan tali oleh seluruh Israel di kota itu. Lalu, kita akan menyeretnya sampai ke sungai hingga batu kecil pun tidak akan terdapat lagi di sana.”Bagikan

14Absalom dan setiap orang Israel berkata, “Lebih baik nasihat Husai, orang Arki itu, daripada nasihat Ahitofel.” TUHAN memutuskan untuk menggagalkan nasihat dari Ahitofel yang lebih baik sehingga TUHAN dapat mendatangkan celaka kepada Absalom.Bagikan

15Lalu, Husai berkata kepada Zadok dan kepada Abyatar, para imam itu, “Ahitofel telah menasihatkan ini dan itu kepada Absalom dan kepada para tua-tua Israel. Sementara itu, aku juga menasihatkan ini dan itu.Bagikan

16Sekarang, suruhlah segera seseorang untuk memberi tahu Daud, katakanlah, ‘Jangan bermalam di tempat-tempat penyeberangan ke padang belantara. Namun, segeralah menyeberang supaya jangan ditelan habis oleh raja dan seluruh rakyat yang menyertainya.’”Bagikan

17Yonatan dan Ahimaas menunggu di En-Rogel. Jika ada seorang budak perempuan pergi dan memberi tahu mereka, mereka pergi untuk memberi tahu Raja Daud. Sebab, mereka tidak boleh terlihat memasuki kota.Bagikan

18Akan tetapi, seorang anak melihat mereka dan memberitahukannya kepada Absalom. Jadi, keduanya segera pergi dan masuk ke rumah seseorang di Bahurim yang memiliki sumur di halamannya. Lalu, mereka turun ke dalamnya.Bagikan

19Perempuan itu mengambil kain tudung, lalu membentangkan sehelai kain tudungan di atas mulut sumur itu dan menaburkan butir-butir gandum ke atasnya. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya.Bagikan

20Orang-orang Absalom datang kepada perempuan itu di rumahnya dan bertanya, “Di manakah Ahimaas dan Yonatan?” Perempuan itu menjawab, “Mereka sudah menyeberang anak sungai.” Mereka mencari, tetapi tidak menemukannya. Lalu, mereka kembali ke Yerusalem.Bagikan

21Ketika orang-orang itu sudah pergi, mereka keluar dari sumur, lalu pergi untuk memberi tahu Raja Daud. Mereka berkata kepada Daud, “Bangkitlah dan seberangilah sungai ini dengan segera, sebab Ahitofel telah menasihatkan ini dan itu melawan engkau.”Bagikan

22Lalu, Daud dan seluruh rakyat yang menyertainya bangkit, lalu menyeberangi Sungai Yordan. Pada waktu fajar, tidak ada seorang pun yang tertinggal yang belum menyeberangi Sungai Yordan.Bagikan

23Ketika Ahitofel menyadari bahwa nasihatnya tidak dituruti, dia memasang pelana di keledainya, lalu kembali ke rumahnya, ke kotanya. Dia mengatur urusan rumah tangganya, lalu menggantung diri. Dia mati dan dikuburkan dalam kuburan ayahnya.Bagikan

24Daud sampai ke Mahanaim. Sementara itu, Absalom dan seluruh orang Israel yang menyertainya menyeberangi Sungai Yordan.Bagikan

25Absalom mengangkat Amasa untuk menggantikan Yoab mengepalai tentara. Amasa adalah anak dari seorang bernama Yitra, orang Ismael, yang telah memperistri Abigail, anak Nahas, saudara perempuan Zeruya, ibu Yoab.Bagikan

26Lalu, orang Israel dan Absalom berkemah di tanah Gilead.Bagikan

27Ketika Daud sampai di Mahanaim, Sobi anak Nahas, dari kota Raba, keturunan orang Amon, dan Makhir anak Amiel dari Lo-Debar, serta Barzilai, orang Gilead, dari Rogelim,Bagikan

28membawa tempat tidur, tempayan, periuk-periuk, gandum, jelai, tepung, gandum sangrai, kacang babi, kacang merah besar, kacang merah kecil,Bagikan

29madu, lemak, kambing domba, dan keju dari sapi, untuk Daud dan orang-orang yang menyertainya. Sebab, mereka berkata, “Orang-orang sudah lapar, lelah, dan haus di padang belantara.”Bagikan