GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

2 RAJA-RAJA 5

27 ayat, 795 kata · Alkitab Yang Terbuka

Elisa Menyembuhkan Naaman

1Naaman, panglima tentara dari raja Aram, adalah seorang yang terpandang di hadapan tuannya dan sangat dihormati, karena melalui dia, TUHAN memberikan kemenangan kepada orang Aram. Namun, laki-laki yang merupakan pahlawan gagah perkasa itu, sakit kusta.Bagikan

2Pasukan orang Aram pernah maju berperang dan menawan seorang anak perempuan dari tanah Israel, yang kemudian menjadi pelayan bagi istri Naaman.Bagikan

3Dia berkata kepada nyonyanya, “Sekiranya Tuanku menghadap kepada nabi yang ada di Samaria itu, tentulah dia akan menyembuhkannya dari penyakit kustanya.”Bagikan

4Lalu, Naaman pergi untuk memberitahukan kepada tuannya, dengan berkata, “Itulah yang dikatakan oleh gadis yang berasal dari tanah Israel itu.”Bagikan

5Raja Aram menjawab, “Berangkat dan pergilah. Aku akan mengirim surat kepada Raja Israel.” Lalu, Naaman pergi dengan membawa di tangannya 10 talenta perak, 6.000 syikal emas, dan 10 potong pakaian.Bagikan

6Naaman membawa surat itu kepada Raja Israel, yang berbunyi, “Jadi, dengan sampainya surat ini kepadamu ketahuilah bahwa aku mengutus Naaman, pegawaiku, menghadapmu untuk disembuhkan dari penyakit kustanya.”Bagikan

7Sesudah Raja Israel membaca surat itu, dia mengoyakkan pakaiannya sambil berkata, “Apakah aku Allah yang dapat mematikan dan menghidupkan sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku untuk menyembuhkan seseorang dari penyakit kustanya? Oleh karena itu, ketahuilah dan perhatikanlah sekarang, tentu sesungguhnya dia hanya mencari gara-gara terhadapku.”Bagikan

8Saat Elisa, abdi Allah itu, mendengar bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dia mengirim pesan kepada raja yang berbunyi, “Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah dia datang kepadaku supaya dia mengetahui bahwa ada nabi di Israel.”Bagikan

9Lalu, Naaman datang dengan kuda dan keretanya, berhenti di depan pintu rumah Elisa.Bagikan

10Kemudian, Elisa mengirim utusan kepadanya dengan berkata, “Pergilah mandi tujuh kali di Sungai Yordan dan tubuhmu akan pulih kembali serta engkau akan menjadi tahir.”Bagikan

11Naaman menjadi gusar dan pergi sambil berkata, “Lihat, aku sangka dia akan pergi keluar dan berdiri untuk memanggil nama TUHAN, Allahnya, dan menggerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan menyembuhkan penyakit kustaku.Bagikan

12Apakah sungai-sungai di Damsyik, yaitu Abana dan Parpar, tidak lebih baik dari semua sungai di Israel? Apakah jika aku mandi di sana aku tidak akan menjadi tahir?” Lalu, dia berbalik dan pergi dengan marah.Bagikan

13Namun, pegawai-pegawainya mendekati dan berkata kepadanya, serta berkata, “Bapakku, jika nabi itu mengatakan hal-hal yang sukar kepadamu, apakah engkau tidak akan melakukannya? Bahkan, terlebih lagi dia hanya mengatakan kepadamu untuk mandi dan engkau akan menjadi tahir.”Bagikan

14Lalu, dia turun untuk membenamkan diri di Sungai Yordan sebanyak tujuh kali sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu, tubuhnya pulih seperti tubuh seorang anak dan menjadi tahir.Bagikan

15Kemudian, dia kembali kepada abdi Allah itu bersama seluruh pasukannya. Sesudah sampai, dia berdiri di hadapan Elisa dan berkata, “Lihatlah, sekarang aku mengetahui bahwa tidak ada Allah di seluruh bumi kecuali di Israel. Oleh sebab itu, terimalah sekarang pemberian dari hambamu ini.”Bagikan

16Elisa menjawab, “Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku melayani, aku tidak akan menerima apa-apa.” Namun, Naaman mendesaknya untuk menerimanya dan dia sungguh-sungguh menolak.Bagikan

17Naaman berkata, “Jikalau tidak demikian, berikanlah kepada hambamu ini tanah sebanyak muatan sepasang bagal, karena hambamu ini tidak akan mempersembahkan lagi kurban bakaran atau kurban sembelihan kepada ilah lain, kecuali hanya kepada TUHAN.Bagikan

18Lalu, dalam perkara yang berikut ini, kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini: jika tuanku masuk ke dalam kuil Rimon untuk sujud menyembah di sana, dia akan bersandar pada tanganku, sehingga aku juga sujud menyembah dalam kuil Rimon itu. Jika aku sujud menyembah dalam kuil Rimon itu, biarlah TUHAN mengampuni hambamu ini dalam hal itu.”Bagikan

19Elisa berkata, “Pergilah dengan selamat!” Saat dia baru berjalan tidak seberapa jauh dari tempat itu,Bagikan

20Gehazi, pelayan Elisa, abdi Allah itu, berpikir, “Sesungguhnya tuanku menahan diri terhadap Naaman, orang Aram ini, untuk menerima apa yang dibawa dari tangannya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya jika aku berlari mengikutinya, aku akan menerima sesuatu.”Bagikan

21Lalu, Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Saat Naaman melihat ada yang berlari mengejarnya, dia turun dari atas kereta untuk menemuinya dan bertanya, “Apakah semua baik-baik saja?”Bagikan

22Gehazi menjawab, “Baik-baik saja. Tuanku menyuruhku untuk berkata, ‘Ketahuilah, baru saja tadi datang menghadapku dua orang muda dari Pegunungan Efraim, dari rombongan para nabi. Berilah kiranya mereka setalenta perak dan dua potong pakaian.’”Bagikan

23Naaman menjawab, “Silakan, ambillah dua talenta.” Dia mendesaknya, lalu membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi serta dua potong pakaian, lalu memberikannya kepada dua pelayannya yang mengangkutnya ke hadapan Gehazi.Bagikan

24Saat sampai di bukit, diambilnya itu dari tangan mereka dan disimpannya di rumahnya, lalu menyuruh kedua orang itu pergi.Bagikan

25Saat Gehazi masuk dan berdiri di hadapan tuannya, Elisa bertanya kepadanya, “Dari manakah kamu, Gehazi?” Jawabnya, “Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana.”Bagikan

26Elisa menjawab, “Apakah hatiku tidak ikut pergi ketika orang itu turun dari keretanya untuk menemuimu? Sekarang, kamu telah menerima perak untuk mendapatkan pakaian-pakaian, kebun-kebun zaitun, kebun-kebun anggur, kawanan domba, kawanan sapi, budak-budak laki-laki, dan budak-budak perempuan.Bagikan

27Oleh sebab itu, penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan keturunanmu untuk selama-lamanya!” Lalu, Gehazi keluar dari hadapannya dengan sakit kusta, putih seperti salju.Bagikan