TUHAN Menyelamatkan Israel
Damai Terjadi di Israel
1Orang-orang Kiryat-Yearim datang untuk mengambil Tabut Allah. Mereka membawanya ke rumah Abinadab di bukit. Mereka menguduskan anaknya, Eleazar, untuk menjaga Tabut Allah itu.Bagikan
2Semenjak tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim dalam waktu yang cukup lama, sekitar 20 tahun, seluruh bangsa Israel meratap kepada TUHAN.Bagikan
3Samuel berkata kepada seluruh bangsa Israel, katanya, “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatimu, singkirkanlah ilah-ilah asing dan Asytoret dari tengah-tengah kamu. Berikanlah hatimu kepada TUHAN dan layanilah Dia, maka Dia akan menyelamatkan kamu dari tangan orang Filistin.”Bagikan
4Lalu, orang-orang Israel menyingkirkan para Baal dan Asytoret, dan hanya melayani TUHAN.Bagikan
5Kemudian, Samuel berkata, “Kumpulkanlah seluruh orang Israel di Mizpa, dan aku akan berdoa kepada TUHAN bagi kamu.”Bagikan
6Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Pada hari itu, mereka berpuasa di sana dan mengaku, “Kami berdosa kepada TUHAN.” Samuel pun menjadi hakim atas orang Israel di Mizpa.Bagikan
7Ketika orang Filistin mendengar bahwa orang Israel berkumpul di Mizpa, raja-raja kota orang Filistin pergi mendatangi orang Israel. Ketika orang Israel mendengar hal ini, mereka menjadi takut terhadap orang Filistin.Bagikan
8Orang-orang Israel berkata kepada Samuel, “Jangan berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, bagi kami supaya Dia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin.”Bagikan
9Karena itu, Samuel mengambil seekor anak domba yang masih menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya sebagai kurban bakaran kepada TUHAN. Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, dan TUHAN menjawabnya.Bagikan
10Ketika Samuel mempersembahkan kurban bakaran itu, orang Filistin maju mendekat untuk menyerang orang Israel. Akan tetapi, pada hari itu, TUHAN bergemuruh dengan guntur yang besar ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka sehingga mereka dikalahkan oleh orang Israel.Bagikan
11Orang-orang Israel keluar dari Mizpa, mengejar orang-orang Filistin, dan memukul kalah mereka sampai ke hilir Bet-Kar.Bagikan
12Kemudian, Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya di antara Mizpa dan Yesana. Dia menamai tempat itu Eben-Haezer, katanya, “Sampai di sini, TUHAN menolong kita.”Bagikan
13Demikianlah, orang Filistin ditaklukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang-orang Filistin seumur hidup Samuel.Bagikan
14Kota-kota yang direbut orang Filistin dari orang Israel dikembalikan lagi kepada Israel, dari Ekron sampai Gat. Israel juga melepaskan daerah sekitar mereka dari tangan orang Filistin. Dengan demikian, ada perdamaian antara orang Israel dan orang Amori.Bagikan
15Samuel menjadi hakim atas orang Israel seumur hidupnya.Bagikan
16Dari tahun ke tahun, dia berjalan berkeliling ke Betel, Gilgal, dan Mizpa, dan menjadi hakim atas orang Israel di semua tempat itu.Bagikan
17Kemudian, dia akan kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya dan di sanalah dia menjadi hakim atas orang Israel. Di sana, dia mendirikan mazbah bagi TUHAN.Bagikan