GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

1 SAMUEL 14

52 ayat, 1279 kata · Alkitab Yang Terbuka

Yonatan Menyerang Filistin

Saul Membuat Kesalahan yang Lain

Saul Memerangi Musuh Israel

1Pada suatu hari, Yonatan, anak Saul, berkata kepada hamba pembawa senjatanya, “Mari kita pergi mendatangi pasukan pendudukan orang Filistin yang berada di sebelah sana.” Akan tetapi, dia tidak memberi tahu ayahnya.Bagikan

2Saul berdiam di ujung Gibea di bawah pohon delima di Migron. Rakyat yang menyertainya kira-kira enam ratus orang.Bagikan

3Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod saat itu. Namun, rakyat tidak mengetahui bahwa Yonatan sudah pergi.Bagikan

4Di antara pelintasan-pelintasan bukit yang Yonatan berusaha menyeberanginya untuk mencapai pasukan pendudukan orang Filistin, ada tebing bukit batu di sebelah sini dan tebing bukit batu di sebelah sana. Yang satu bernama Bozes, dan yang lain bernama Sene.Bagikan

5Tebing yang satu menjulang di sebelah utara, di depan Mikhmas, sementara yang lain di sebelah selatan, di depan Gibea.Bagikan

6Yonatan berkata kepada hamba pembawa senjatanya itu, “Mari kita pergi ke pasukan pendudukan orang-orang yang tidak bersunat itu. Kiranya TUHAN akan bekerja bagi kita, sebab tidak ada yang merintangi TUHAN untuk menolong, baik dengan banyak maupun dengan sedikit orang.”Bagikan

7Pembawa senjatanya itu berkata kepadanya, “Perbuatlah semua yang ada di hatimu, yang engkau inginkan. Lihatlah, aku bersama denganmu, sesuai keinginan hatimu.”Bagikan

8Yonatan berkata, “Lihatlah, kita akan menyeberang menuju orang-orang itu, dan menunjukkan diri kepada mereka.Bagikan

9Jika mereka berkata kepada kita, ‘Tunggulah sampai kami datang kepadamu,’ kita akan tetap berdiri di tempat kita dan jangan naik menemui mereka.Bagikan

10Namun, jika mereka berkata, ‘Naiklah ke arah kami, kita akan naik. Sebab, TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Inilah yang akan menjadi tanda bagi kita.”Bagikan

11Ketika keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pendudukan orang Filistin, orang-orang Filistin itu berkata, “Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lubang-lubang tempat mereka menyembunyikan diri mereka.”Bagikan

12Orang-orang dari pasukan pendudukan itu berteriak kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, “Naiklah ke arah kami. Kami akan memberitahukan sesuatu.” Yonatan berkata kepada pembawa senjatanya, “Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel.”Bagikan

13Yonatan merangkak naik dengan tangan dan kakinya, dan pembawa senjatanya mengikutinya. Orang-orang itu tewas di hadapan Yonatan, dan pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya.Bagikan

14Itulah pertempuran yang pertama, yang dilakukan oleh Yonatan dan pembawa senjatanya itu, membunuh sekitar dua puluh orang dalam jarak setengah dari alur bajak di ladang.Bagikan

15Lalu, ketakutan terjadi di perkemahan, di padang, dan di antara seluruh rakyat. Pasukan pendudukan dan penjarah-penjarah itu gemetar dan bumi pun bergetar sehingga terjadilah kegentaran yang sangat hebat.Bagikan

16Para pengintai Saul di Gibea Benyamin melihat, dan tampaklah, banyak orang pergi berpencar ke sana kemari.Bagikan

17Lalu, Saul berkata kepada rakyat yang menyertainya, “Hitunglah dan lihatlah siapa yang pergi dari kita.” Ketika mereka menghitung, ternyata Yonatan dan pembawa senjatanya tidak ada.Bagikan

18Kemudian, Saul berkata kepada Ahia, “Bawalah ke sini Tabut Perjanjian Allah!” Sebab, Tabut Perjanjian Allah ada bersama orang Israel pada waktu itu.Bagikan

19Namun, ketika Saul berbicara kepada imam itu, keributan di tempat perkemahan orang Filistin semakin bertambah besar. Saul berkata kepada imam itu, “Tariklah tanganmu!”Bagikan

20Saul dan seluruh rakyat yang menyertainya berkumpul dan pergi ke medan perang. Tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang. Terjadilah kekacauan yang sangat besar.Bagikan

21Orang-orang Ibrani yang sebelumnya tinggal dengan orang-orang Filistin dan yang ikut maju sampai ke perkemahan di sekitarnya juga ikut bergabung dengan orang-orang Israel yang menyertai Saul dan Yonatan.Bagikan

22Semua orang Israel yang bersembunyi di Pegunungan Efraim mendengar bahwa orang-orang Filistin telah melarikan diri. Mereka pun bergabung menyusul dalam pertempuran.Bagikan

23Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran pun meluas sampai melintasi Bet-Awen.Bagikan

24Ketika orang-orang Israel terdesak pada waktu itu, Saul pun mengucapkan sumpah kepada rakyatnya, katanya, “Terkutuklah orang yang memakan sesuatu sebelum matahari terbenam, sebelum aku membalas musuh-musuhku.” Tidak ada seorang pun dari rakyatnya yang memakan sesuatu.Bagikan

25Semua orang dari negeri itu pun sampai ke hutan, dan ada madu di sana, di atas tanah.Bagikan

26Ketika rakyat sampai ke hutan, tampaklah madu yang meleleh, tetapi tidak ada yang mencedoknya dengan tangan ke mulut, sebab takutlah rakyat akan sumpah itu.Bagikan

27Yonatan tidak mendengar bahwa ayahnya telah menyumpah rakyatnya. Dia pun mengulurkan ujung tongkat di tangannya, lalu mencelupkannya ke ujung sarang madu dan mencedoknya dengan tangan ke dalam mulutnya, dan matanya pun menjadi terang.Bagikan

28Lalu, seorang dari rakyatnya berbicara, katanya, “Ayahmu telah menyumpah rakyatnya dengan sungguh-sungguh, katanya ‘Terkutuklah orang yang memakan sesuatu pada hari ini.’ Karena itu, rakyat menjadi letih lesu.”Bagikan

29Yonatan menjawab, “Ayahku mencelakakan negeri. Coba, lihatlah, betapa terang mataku, terlebih setelah kukecap sedikit dari madu ini.Bagikan

30Lebih lagi, jika pada hari ini rakyat dapat makan dengan bebas dari jarahan musuh yang telah didapatnya. Namun, sekarang, tidak banyak kekalahan di antara orang Filistin.”Bagikan

31Mereka mengalahkan orang Filistin pada hari itu, dari Mikhmas sampai Ayalon. Rakyat pun sangat letih lesu.Bagikan

32Rakyat pun menyambar jarahannya, mengambil kambing domba, sapi, dan anak sapi, disembelih di tanah, dan dimakan oleh orang-orang itu dengan darahnya.Bagikan

33Lalu, mereka memberi tahu Saul, katanya, “Lihat, rakyat telah berdosa melawan TUHAN dengan memakan darahnya.” Dia berkata, “Kamu berkhianat. Gulingkanlah batu besar kepadaku sekarang!”Bagikan

34Saul berkata lagi, “Menyebarlah di antara rakyat dan katakan kepada mereka, ‘Masing-masing orang membawa sapi dan dombanya kepadaku, sembelihlah di sini dan makanlah. Janganlah berdosa terhadap TUHAN dengan memakannya bersama darahnya.’” Dengan demikian, setiap orang dari seluruh rakyat datang membawa sapi di tangannya pada malam itu dan menyembelihnya di sana.Bagikan

35Lalu, Saul mendirikan mazbah bagi TUHAN. Inilah mazbah pertama yang didirikannya bagi TUHAN.Bagikan

36Kemudian, Saul berkata, “Mari kita turun mengejar orang Filistin malam ini dan menjarah mereka sampai fajar menyingsing. Jangan biarkan seorang pun tersisa dari mereka.” Mereka menjawab, “Lakukanlah semua yang kaupandang baik.” Akan tetapi, imam berkata, “Marilah kita mendekat kepada Allah di sini.”Bagikan

37Saul bertanya kepada Allah, “Bolehkah aku turun untuk mengejar orang Filistin? Akankah Kauserahkan mereka ke dalam tangan orang-orang Israel?” Akan tetapi, Dia tidak menjawabnya pada hari itu.Bagikan

38Lalu, Saul berkata, “Mendekatlah kemari, hai semua pemimpin rakyat. Ketahuilah dan lihatlah bagaimana dosa ini terjadi pada hari ini.Bagikan

39Sebab, demi TUHAN yang hidup, yang menyelamatkan orang Israel, walaupun hal itu disebabkan oleh Yonatan, anakku, dia pasti dihukum mati.” Akan tetapi, tidak seorang pun dari seluruh rakyat menjawab dia.Bagikan

40Kemudian, dia berkata kepada seluruh orang Israel, “Kamu berdiri di sisi yang satu, sementara aku dan Yonatan, anakku, akan berdiri di sisi yang lain.” Rakyat berkata kepada Saul, “Perbuatlah apa yang engkau pandang baik.”Bagikan

41Saul berkata, “Ya, TUHAN, Allah Israel, tunjukkanlah yang tidak bercela.” Didapatilah Yonatan dan Saul, tetapi rakyat itu terluput.Bagikan

42Saul berkata, “Buanglah undi antara aku dan Yonatan, anakku.” Lalu, didapatilah Yonatan.Bagikan

43Saul berkata kepada Yonatan, “Katakanlah kepadaku, apa yang telah kamu lakukan.” Yonatan memberitahukan kepadanya, “Aku merasakan sedikit madu dengan ujung tongkat yang ada di tanganku. Aku harus mati.”Bagikan

44Saul berkata, “Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi, kamu harus dihukum mati, Yonatan.”Bagikan

45Akan tetapi, rakyatnya berkata kepada Saul, “Haruskah Yonatan mati sementara dialah yang sudah membuat kemenangan yang besar ini bagi Israel? Dijauhkanlah yang demikian, demi TUHAN yang hidup! Tidak akan jatuh sehelai rambut pun dari kepalanya ke bumi. Sebab, dengan Allah, dilakukannya hal itu pada hari ini.” Rakyat pun membebaskan Yonatan sehingga dia tidak harus dihukum mati.Bagikan

46Saul berhenti mengejar orang Filistin, dan orang Filistin pulang ke tempat tinggalnya.Bagikan

47Setelah Saul menjadi raja atas Israel, dia berperang melawan semua musuhnya, yaitu Moab, orang Amon, Edom, raja-raja Zoba, dan orang-orang Filistin, di segala penjuru. Ke mana pun dia pergi, dia mendapat kemenangan.Bagikan

48Dia bertindak gagah perkasa, mengalahkan orang-orang Amalek, dan melepaskan orang Israel dari tangan orang-orang yang menjarah mereka.Bagikan

49Anak-anak Saul adalah Yonatan, Yiswi, dan Malkisua. Nama kedua anak perempuannya adalah Merab, yang tertua, dan Mikhal, yang lebih muda.Bagikan

50Nama istri Saul adalah Ahinoam, anak Ahimaas. Nama panglima tentaranya adalah Abner, anak Ner, paman Saul.Bagikan

51Kish, ayah Saul, dan Ner, ayah Abner, adalah anak-anak Abiel.Bagikan

52Peperangan yang sengit melawan orang Filistin terjadi seumur hidup Saul. Jika Saul melihat seorang yang kuat dan seorang yang gagah perkasa, dia akan mengumpulkannya.Bagikan