GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

1 RAJA-RAJA 1

53 ayat, 1138 kata · Alkitab Yang Terbuka

Adonia Ingin Menjadi Raja

Natan Menasihati Batsyeba

Raja Salomo Diurapi sebagai Raja

1Raja Daud pun sudah tua dan lanjut umurnya. Meskipun mereka menutupinya dengan selimut, dia tidak merasa hangat.Bagikan

2Lalu, pelayan-pelayannya berkata kepadanya, “Hendaklah orang mencari untuk Tuanku Raja, seorang perempuan muda, yaitu seorang perawan agar dia selalu ada di hadapan Raja untuk merawat Tuanku dan biarlah dia berbaring di pangkuanmu sehingga Tuanku Raja menjadi hangat.”Bagikan

3Mereka mencari seorang perempuan muda yang cantik di seluruh daerah Israel dan mendapatkan Abisag, perempuan Sunem, dan membawanya kepada raja.Bagikan

4Perempuan muda itu sangat cantik dan dia menjadi perawat raja untuk melayaninya, tetapi raja tidak bersetubuh dengannya.Bagikan

5Lalu, Adonia, anak Hagit, meninggi-ninggikan dirinya dan berkata, “Aku akan menjadi raja.” Dia memperlengkapi dirinya dengan kereta-kereta, pasukan berkuda, dan lima puluh orang yang berlari di depannya.Bagikan

6Ayahnya belum pernah menegurnya dengan berkata, “Mengapa kamu melakukan hal itu?” Memang, dia sangat tampan dan dia lahir setelah Absalom.Bagikan

7Lalu, Adonia berunding dengan Yoab, anak Zeruya, dan Imam Abyatar. Mereka membantu Adonia sebagai pendukungnya.Bagikan

8Namun, Imam Zadok, Benaya, anak Yoyada, Nabi Natan, Simei, Rei, dan para pahlawan Daud, tidak memihak Adonia.Bagikan

9Adonia mengurbankan domba, sapi, dan ternak yang tambun di dekat Batu Zohelet yang terletak di samping En-Rogel. Dia mengundang semua saudaranya, anak-anak raja, semua orang Yehuda, dan semua pelayan raja.Bagikan

10Namun, dia tidak mengundang Nabi Natan, Benaya, pahlawan-pahlawan, dan Salomo, saudaranya.Bagikan

11Kemudian, Natan bertanya kepada Batsyeba, ibu Salomo, katanya, “Apakah kamu tidak mendengar bahwa Adonia, anak Hagit, telah menjadi raja, dan Tuan kita, Daud, tidak mengetahuinya?Bagikan

12Oleh sebab itu, biarlah aku memberikan nasihat kepadamu supaya kamu dapat menyelamatkan nyawamu dan nyawa anakmu, Salomo.Bagikan

13Masuklah menghadap Raja Daud dan katakan kepadanya, ‘Tuanku Raja, bukankah engkau sudah bersumpah kepada hambamu dengan berkata: Sesungguhnya Salomo, anakmu, akan menjadi raja sesudah aku. Dialah yang akan duduk di takhtaku. Namun, mengapa Adonia yang menjadi raja?’Bagikan

14Selagi kamu berbicara dengan raja, aku akan masuk mengikutimu dan memperkuat perkataanmu.”Bagikan

15Lalu, Batsyeba masuk menghadap raja di kamarnya. Raja sudah sangat tua dan Abisag, perempuan Sunem itu, sedang melayani raja.Bagikan

16Batsyeba berlutut dan sujud menyembah raja. Raja bertanya, “Apa yang kamu inginkan?”Bagikan

17Jawabnya, “Tuanku, engkau telah bersumpah demi TUHAN, Allahmu, kepada hambamu ini: ‘Sesungguhnya Salomo, anakmu, akan menjadi raja sesudah aku dan dia akan duduk di takhtaku.’Bagikan

18Namun, sekarang Adonia sudah menjadi raja dan Tuanku Raja tidak mengetahuinya.Bagikan

19Dia mengurbankan sapi jantan, ternak tambun, dan domba dalam jumlah yang besar, dan dia mengundang semua anak raja, Imam Abyatar, dan Yoab, panglima tentaramu. Namun, Salomo, hambamu, tidak dia undang.Bagikan

20Tuanku Raja, seluruh mata Israel tertuju kepadamu supaya engkau memberitahukan kepada mereka siapa yang akan duduk di takhta Tuanku Raja sesudah engkau.Bagikan

21Jika tidak, segera sesudah Tuanku Raja dibaringkan bersama para nenek moyang, aku dan anakku, Salomo akan dianggap sebagai orang yang bersalah.”Bagikan

22Lalu, selagi dia berbicara dengan raja, Nabi Natan datang.Bagikan

23Mereka berkata kepada raja, “Lihatlah, ada Nabi Natan.” Dia masuk menghadap raja dan berlutut di hadapan raja dengan wajahnya sampai ke lantai.Bagikan

24Natan berkata, “Tuanku Raja, apakah engkau pernah berkata: ‘Adonia akan menjadi raja sesudah aku. Dialah yang akan duduk di takhtaku?’Bagikan

25Sebab, dia telah pergi untuk mengurbankan banyak sapi jantan, ternak tambun, dan domba hari ini, dan mengundang semua anak-anak raja, para panglima tentara serta Imam Abyatar. Lihatlah, mereka sedang makan dan minum di hadapannya dan berseru: ‘Hidup Raja Adonia!’Bagikan

26Akan tetapi, aku, hambamu, Imam Zadok, Benaya, anak Yoyada, dan Salomo, hambamu, tidak dia undang.Bagikan

27Apakah hal ini dilakukan oleh Tuanku Raja tanpa memberitahukan kepada hambamu, siapa yang akan duduk di takhta Tuanku Raja sesudah tuan?”Bagikan

28Raja Daud menjawab dan berkata, “Panggillah Batsyeba menghadap aku.” Kemudian, dia datang menghadap raja dan berdiri di hadapan raja.Bagikan

29Raja bersumpah, katanya, “Demi TUHAN yang hidup, yang telah menebus jiwaku dari segala kesesakan,Bagikan

30aku telah bersumpah kepadamu demi TUHAN, Allah Israel, dengan berkata, ‘Salomo, anakmu, akan menjadi raja sesudah aku,’ dan dialah yang akan duduk di takhtaku sebagai penggantiku. Demikianlah aku akan melakukannya pada hari ini.”Bagikan

31Lalu, Batsyeba berlutut dengan wajah sampai ke lantai, dan sujud menyembah di hadapan raja, katanya, “Hidup Tuanku Raja Daud sampai selama-lamanya!”Bagikan

32Lalu, Raja Daud berkata, “Panggillah Imam Zadok, Nabi Natan, dan Benaya, anak Yoyada, menghadap aku.” Mereka datang menghadap raja.Bagikan

33Raja berkata kepada mereka, “Bawalah bersamamu para hamba tuanmu ini, lalu naikkan Salomo, anakku, ke atas bagal betina milikku, dan bawalah Salomo ke Gihon.Bagikan

34Imam Zadok dan Nabi Natan akan mengurapinya di sana untuk menjadi raja atas Israel. Tiuplah trompet dan berserulah, ‘Hidup Raja Salomo!’Bagikan

35Lalu, pulanglah kamu bersamanya, dia akan masuk dan duduk di takhtaku dan memerintah sebagai penggantiku. Aku telah menunjuknya sebagai raja atas Israel dan Yehuda.”Bagikan

36Benaya, anak Yoyada, menjawab raja, “Amin! Demikianlah kiranya firman TUHAN, Allah Tuanku Raja!Bagikan

37Seperti TUHAN telah menyertai Tuanku Raja, seperti itu juga kiranya Dia menyertai Salomo dan menjadikan takhtanya lebih besar daripada takhta Tuanku Raja Daud.”Bagikan

38Lalu, Imam Zadok, Nabi Natan, Benaya, anak Yoyada, serta orang Kreti dan Pleti, pergi turun dan menaikkan Salomo di atas bagal betina Raja Daud, dan membawanya ke Gihon.Bagikan

39Imam Zadok mengambil tabung tanduk berisi minyak dari dalam tenda, lalu mengurapi Salomo. Kemudian, mereka meniup trompet dan seluruh rakyat berseru, “Hidup Raja Salomo!”Bagikan

40Seluruh rakyat kemudian mengiringi dia, dan orang-orang membunyikan suling sangat keras dan bersukaria sampai bumi seakan-akan terbelah oleh suara nyaring mereka.Bagikan

41Adonia dan semua undangan yang bersamanya mendengarnya ketika mereka selesai makan. Yoab yang mendengar bunyi trompet itu bertanya, “Mengapa ada suara gemuruh di kota?”Bagikan

42Selagi dia berbicara, Yonatan, anak Imam Abyatar, datang. Adonia berkata kepadanya, “Masuklah, kamu seorang kesatria dan tentu menyampaikan kabar baik.”Bagikan

43Yonatan menjawab Adonia, “Tidak! Tuan kita, Raja Daud, telah mengangkat Salomo sebagai raja.Bagikan

44Raja telah menyuruh Imam Zadok, Nabi Natan, Benaya, anak Yoyada, serta orang Kreti dan orang Pleti menyertainya dan menaikkan dia ke atas bagal betina raja.Bagikan

45Imam Zadok dan Nabi Natan mengurapinya sebagai raja di Gihon, dan mereka pulang dari sana dengan bersukaria sehingga kota menjadi gempar. Itulah bunyi yang kalian dengar tadi.Bagikan

46Lagi pula, Salomo sudah duduk di takhta kerajaan.Bagikan

47Bahkan, pelayan-pelayan raja telah datang dan mengucapkan selamat kepada Tuan kita, Raja Daud, katanya, ‘Semoga Allah Tuanku membuat nama Salomo lebih terkenal daripada namamu dan takhta Salomo lebih besar daripada takhtamu!’ Lalu, raja sujud menyembah di tempat tidurnya.Bagikan

48Raja berkata, ‘Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang telah memberikan hari ini seseorang yang duduk di takhtaku, selagi mataku masih dapat melihat.’”Bagikan

49Semua tamu Adonia terkejut dan bangkit berdiri. Mereka pergi ke jalannya masing-masing.Bagikan

50Adonia takut kepada Salomo sehingga dia bangkit dan pergi untuk memegang tanduk-tanduk mazbah.Bagikan

51Lalu, kepada Salomo diberitahukan, katanya, “Lihatlah, Adonia takut kepada Raja Salomo, dan sekarang dia memegang tanduk-tanduk mazbah dan berkata, ‘Biarlah, Raja Salomo bersumpah kepadaku hari ini bahwa dia tidak akan membunuh hambanya dengan pedang.’”Bagikan

52Salomo berkata, “Jika dia memperlihatkan diri sebagai kesatria, tidak sehelai pun rambut kepalanya akan jatuh sampai ke bumi. Namun, jika dia bermaksud jahat, pastilah dia dihukum mati.”Bagikan

53Lalu, Raja Salomo mengirim orang dan mereka menjemputnya dari mazbah. Adonia masuk dan dia sujud menyembah kepada Raja Salomo. Salomo berkata, “Pulanglah ke rumahmu.”Bagikan