GBI Sentral Citra Maja Gereja Bethel Indonesia
Halaman
BerandaJadwal IbadahRenungan HarianBaca AlkitabTembok DoaPermainan Tebak AyatKegiatanGaleriWarta Jemaat
Terhubung
Isi kartu tamuDaftar jemaatIkut komselHubungi kamiPetunjuk arah
Jadwal Ibadah
Ibadah RayaMinggu, 16.00 WIB
SCM KidsMinggu, 16.10 WIB
Lihat jadwal lengkap

1 KORINTUS 14

40 ayat, 802 kata · Alkitab Yang Terbuka

Nubuat dan Bahasa Lidah

Aturan-Aturan dalam Pertemuan Jemaat

1Kejarlah kasih dan inginkanlah dengan sungguh-sungguh karunia-karunia rohani, terutama supaya kamu dapat bernubuat.Bagikan

2Sebab, siapa yang berbicara dalam bahasa lidah, tidak berbicara kepada manusia, tetapi kepada Allah; karena tidak ada orang yang mengerti, tetapi ia mengatakan hal-hal yang rahasia dalam roh.Bagikan

3Namun, orang yang bernubuat berbicara kepada manusia untuk membangun, nasihat, dan penghiburan.Bagikan

4Orang-orang yang berbicara dalam bahasa lidah membangun dirinya sendiri, tetapi orang yang bernubuat membangun jemaat.Bagikan

5Aku berharap kamu semua berbicara dalam bahasa-bahasa lidah, tetapi terlebih lagi supaya kamu bernubuat. Orang yang bernubuat lebih besar daripada orang yang berbicara dalam bahasa lidah, kecuali jika ia juga mengartikannya sehingga jemaat dapat menerima peneguhan.Bagikan

6Saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berbicara dalam bahasa-bahasa roh, apa untungnya bagimu, kecuali jika aku berbicara kepadamu dengan penyataan, pengetahuan, nubuatan, atau pengajaran?Bagikan

7Bahkan, benda-benda yang tidak bernyawa, seperti suling atau kecapi yang mengeluarkan bunyi, jika tidak mengeluarkan perbedaan dalam bunyinya, bagaimana orang dapat mengetahui alat apa yang sedang dimainkan, suling atau kecapi?Bagikan

8Atau, jika trompet mengeluarkan suara yang tidak jelas, siapakah yang akan mempersiapkan diri untuk berperang?Bagikan

9Demikian juga kamu. Jika dengan lidahmu, kamu mengucapkan kata-kata yang tidak dapat dimengerti, bagaimana orang tahu apa dikatakan? Seolah-olah kamu berbicara kepada udara.Bagikan

10Mungkin, ada begitu banyak jenis bahasa di dunia dan tidak satu pun darinya yang tidak bermakna.Bagikan

11Namun, jika aku tidak tahu arti bahasa itu, aku akan menjadi orang asing bagi dia yang berbicara, dan orang yang berbicara itu menjadi orang asing bagiku.Bagikan

12Demikian juga kamu, karena kamu sungguh-sungguh berusaha untuk karunia-karunia rohani, berusahalah supaya berkelimpahan untuk membangun jemaat.Bagikan

13Karena itu, hendaklah orang yang berbicara dalam bahasa lidah berdoa supaya ia dapat mengartikannya.Bagikan

14Sebab, jika aku berdoa dalam bahasa lidah, rohku berdoa, tetapi pikiranku tidak berbuah.Bagikan

15Jadi, apakah yang harus aku lakukan? Aku akan berdoa dengan rohku dan aku juga akan berdoa dengan pikiranku. Aku akan menyanyi dengan rohku dan aku juga akan menyanyi dengan pikiranku.Bagikan

16Jika kamu hanya mengucap syukur dengan rohmu, bagaimana dengan orang, yang ada dalam posisi tidak mempunyai karunia itu, dapat berkata, “Amin,” atas ucapan syukurmu itu karena ia tidak mengerti apa yang kamu katakan?Bagikan

17Sekalipun kamu mengucap syukur dengan baik, tetapi orang lain tidak dibangun.Bagikan

18Aku bersyukur kepada Allah bahwa aku berbicara dalam bahasa-bahasa lidah lebih dari kamu semuanya.Bagikan

19Namun, dalam jemaat, aku lebih baik berbicara lima kata dengan pikiranku supaya aku juga dapat mengajar orang lain, daripada sepuluh ribu kata dalam bahasa lidah.Bagikan

20Saudara-saudara, jangan menjadi anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah bayi-bayi dalam kejahatan, tetapi dalam pemikiranmu jadilah dewasa!Bagikan

21Seperti tertulis dalam Hukum Taurat,“Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa asingdan oleh mulut orang-orang asing,Aku akan berbicara kepada bangsa ini,tetapi mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan.” Yesaya 28:11-12Bagikan

22Jadi, bahasa-bahasa lidah adalah tanda, bukan untuk orang yang percaya, tetapi untuk orang yang tidak percaya, sedangkan bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak percaya, tetapi untuk orang yang percaya.Bagikan

23Jika seluruh jemaat berkumpul bersama dalam suatu tempat, dan semuanya berbicara dengan bahasa-bahasa lidah, lalu ada orang-orang yang tidak mengerti atau orang-orang tidak percaya masuk, tidakkah mereka akan mengatakan bahwa kamu sudah gila?Bagikan

24Namun, jika semuanya bernubuat, kemudian ada orang yang tidak percaya atau orang yang tidak mengerti masuk, ia akan disadarkan oleh semuanya dan dinilai oleh semuanya.Bagikan

25Rahasia dalam hatinya akan nyata, ia akan tersungkur, dan menyembah Allah, mengakui bahwa sesungguhnya Allah ada di antara kamu.Bagikan

26Jadi, selanjutnya bagaimana, Saudara-saudara? Ketika kamu berkumpul, masing-masing mempunyai mazmur, pengajaran, penyataan, bahasa lidah, atau sebuah penafsiran. Biarlah semua ini dilakukan untuk membangun.Bagikan

27Jika ada yang berbahasa lidah, biarlah hanya dua atau paling banyak tiga orang, dan masing-masing secara bergantian, dan harus ada orang lain yang mengartikannya.Bagikan

28Namun, jika tidak ada orang yang mengartikan, ia harus diam dalam jemaat dan biarlah ia berbicara kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.Bagikan

29Biarlah hanya dua atau tiga nabi yang berbicara dan yang lain mempertimbangkannya.Bagikan

30Namun, jika penyataan dibuat untuk orang lain yang duduk di situ, orang yang pertama harus diam.Bagikan

31Sebab, kamu semua dapat bernubuat satu demi satu, supaya semuanya dapat belajar dan semuanya dapat dikuatkan.Bagikan

32Roh-roh para nabi tunduk kepada para nabi.Bagikan

33Sebab, Allah bukanlah Allah dari kekacauan, melainkan damai sejahtera, sama seperti dalam semua jemaat orang-orang kudus.Bagikan

34Perempuan harus tetap diam dalam jemaat karena mereka tidak diizinkan untuk berbicara, melainkan harus tunduk sebagaimana Hukum Taurat juga mengatakannya.Bagikan

35Jika ada sesuatu yang ingin mereka pelajari, biarlah mereka bertanya kepada suaminya di rumah karena adalah hal yang memalukan bagi perempuan untuk berbicara dalam jemaat.Bagikan

36Apakah firman Allah berasal dari kamu? Atau, apakah hanya kepadamu saja firman itu disampaikan?Bagikan

37Jika ada yang berpikir bahwa ia adalah seorang nabi atau orang yang rohani, biarlah ia mengenali bahwa hal-hal yang aku tulis kepadamu adalah perintah Tuhan.Bagikan

38Jika ada orang yang tidak mengenali ini, ia tidak dikenal.Bagikan

39Jadi, Saudara-saudaraku, usahakanlah dengan sungguh-sungguh untuk bernubuat, dan jangan melarang orang berbicara dalam bahasa-bahasa lidah.Bagikan

40Namun, semuanya harus dilakukan dengan sopan dan teratur.Bagikan